POJOKSATU.ID – Kasus penganiayaan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Sanenrejo 02, Tempurejo, Jawa Timur belum lama ini tengah ramai disorot publik.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai Muhammad Khobir (55) selaku Kepsek SDN Sanenrejo 02 baru saja dimutasi.

Bukan tanpa sebab, dirinya dimutasi lantaran terbukti melakukan penganiayaan terhadap tiga siswa hingga babak belur.

Baca Juga: Bapak Ibu Guru, Begini Cara Membuat Modul Ajar dengan Gemini AI

Usut punya usut, Muhammad Khobir yang dikenakan sanksi itu ternyata dikenal punya skandal memalukan.

Sebagaiaman dilansir Pojoksatu.id dari portal media radarsurabaya.jawapos.com pada Minggu (28/9/2025).

Dalam unggahannya, tindak pidana berupa penganiayaan yang dilakukan Khobir ternyata bukan kali pertama terjadi.

Baca Juga: Kepsek SDN Sanenrejo 02 di Jember Dimutasi Buntut Aniaya Tiga Murid, Orang Tua Siswa Ingin Sanksi Lebih

Yang mana, dirinya sempat tersandung kasus serupa saat menjabat di sekolah lain pada 2023 silam.

“M Khobir disebut pernah melakukan tindakan serupa saat menjabat sebagai kepala sekolah di SDN Curahnongko pada 2023,” jelas dikutip.

“Saat itu, kasus diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak dilaporkan ke polisi,” lanjut laporan dalam artikel.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Berikan Penghargaan Kepada Ahli Waris Pencipta Lagu Kota Cirebon

Lebih lanjut, terkait kasus penganiayaan ini, Kapolsek Tempurejo AKP Heri Supadmo turut memberikan tanggapan.

Heri menyampaikan bahwa Kepsek SDN Sanenrejo 02 itu dikonfirmasi telah melakukan tindak pidana berupa penganiayaan.

“Dua siswa ditendang kakinya, satu siswa ditampar pipinya. Ini bukan kali pertama pelaku melakukan penganiayaan terhadap siswa,” jelasnya.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov

Silahkan baca artikel dengan nuansa serupa dari penulis: Muhammad Zafran

Demikianlah perkembangan kasus Kepsek SDN Sanenrejo 02 di Jember yang dimutasi imbas aniaya tiga siswa hingga babak belur. ***