POJOKSATU.ID – Belum lama ini nama Lutfi Samaduri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai tengah ramai diperbincangkan publik.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai Lutfi Samaduri dikabarkan telah menjadi korban tindak penganiayaan.

Yang mana, dirinya dianiaya oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) lantaran diduga telah melakukan aktivitas politik uang.

Baca Juga: Panen Raya Serentak, Bukti Nyata Komitmen Kementan Wujudkan Swasembada Pangan

Usut punya usut, Lutfi Samaduri yang dituduh melakukan tindak ilegal tersebut ternyata seorang dosen di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu dari portal resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) pada Rabu (9/4/2025).

Dalam websitenya, Lutfi dikonfirmasi sebagai dosen aktif yang mengajar di ruang lingkup Unismuh Luwuk.

Baca Juga: Sosok Lutfi Samaduri, Anggota DPRD Banggai yang Jadi Korban Penganiayaan OTK Gegara Dituduh Politik Uang

Diketahui, bidang yang diajarkan anggota DPRD Banggai itu tidak lain terkait program studi Teknik Sipil.

Tidak heran, latar belakang pendidikan Lutfi sontak disorot publik usai kabar terkait dirinya beredar luas di media sosial.

Diketahui, insiden mengenaskan ini terjadi saat Lutpi tengah bersilaturahmi di kediaman keluarganya di Desa Sentral Timur, Toili, Banggai.

Baca Juga: Profil Sekilas Lutfi Samaduri, Anggota DPRD Banggai yang Jadi Korban Penganiayaan OTK Gegara Dituduh Politik Uang

Di mana, kunjungan silaturahmi itu bertepatan di rumah mertua korban yang sedang menikmati momentum lebaran pada Sabtu (5/4/2025).

Namun, anggota DPRD Banggai yang sedang menikmati momentum tersebut justru mengalami hal mengenaskan.

Yang mana, dirinya tiba-tiba didatangi oleh segerombolan OTK tanpa maksud dan tujuan tertentu.

Baca Juga: Teka teki Kematian Mahasiswa UKI Belum Terjawab, DPR: Tamparan Bagi Dunia Pendidikan

Kendati demikian, segerombolan OTK itu tidak langsung mengambil sikap saat berada di kediaman mertua korban.

Sebab, mereka masih menunggu kedatangan sosok diduga oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Berdasarkan informasi beredar, oknum anggota DPR itu tidak lain berperan sebagai inisiator dalam tindak penganiayaan tersebut.

Baca Juga: Mengejutkan, Lisa Mariana Tiba-tiba Minta Maaf ke Atalia Praratya, Saya Hanya Seorang Ibu

Dikarenakan, para pelaku diketahui nekat melakukan tindak kriminal terhadap Lutfi usai oknum DPR tersebut tiba.

Hal ini disampaikan langsung oleh Lutfi sebagai salah satu keterangannya dalam laporan yang ditujukan ke pihak kepolisian.

Lutpi menjelaskan bahwa kediaman mertuanya sontak digeledah habis oleh para pelaku dengan bringas.

Baca Juga: Kronologi Kasus Lutfi Samaduri, Anggota DPRD Banggai Lapor Polisi Usai Jadi Korban Penganiayaan

Terlebih, anggota DPRD Banggai itu juga ikut dianiaya saat para pelaku melakukan penggeledahan di rumah mertuanya.

“Awalnya mereka hanya memantau, tetapi setelah anggota DPR RI tiba, mereka langsung bersemangat melakukan razia. Mereka memeriksa mobil dan masuk ke dalam rumah,” jelas Lutfi. ***