POJOKSATU.id, JAKARTA — Selain Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Riau, Sulaiman, yang heboh saat ini, Bupati Katingan Kalimantan Tengah juga pernah terseret kasus asusila dan sampai dimakzulkan.

Bupati yang sampai dilengserkan ini bernama Ahmad Yantenglie. Kejadian Bupati Katingan ini pernah menghebohkan publik pada tahun 2017 lalu.

Skandal perselingkuhan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni mengejutkan banyak orang.

Bupati Katingan dan Farida Yeni tertangkap basah sedang tidur dalam kondisi tanpa busana di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kasongan Lama, Katingan Hilir, Katingan, Kalteng, Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca Juga :

Profil Istri Wabup Rohil, Lapang Hati Suaminya Digerebek Ngamar dengan Ibu Kabid Dispenda

 

Saat digerebek, Yantenglie dan Farida dalam kondisi tanpa busana alias bugil.

Farida Yeni merupakan istri sah anggota polisi, Aipda Sul. Dialah yang menggerebek Farida Yeni saat tidur dengan Ahmad Yantenglie.

Aipda Sul juga yang melaporkan pasangan itu ke polisi.

Istri Bupati Katingan Ahmad Yantenglie adalah Wakil Ketua DPRD Katingan, Endang Susilawatie.

Bupati Katingan, Kalteng Ahmad Yantenglie (AY) ternyata sudah 4 kali menikah.


Dimakzulkan Pemerintah Pusat


Diketahui, Ahmad Yantenglie akhirnya kehilangan statusnya sebagai bupati Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sudah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri tentang pemakzulan Yantenglie.

Sugianto menyerahkannya secara langsung kepada Yantenglie di Istana Isen Mulang, Rabu (7/6/2017).

“Alhamdulillah sudah saya sampaikan dan serahkan secara langsung kepada Pak Yantenglie,” kata Sugianto.

Sugianto mengaku hanya melaksanakan keputusan pemerintah pusat.

“Setelah ini, saya juga akan sampaikan SK kepada Pak Sakariyas (wakil bupati Katingan),” ujarnya.

Dia menambahkan, Kabupaten Katingan tidak akan mengalami kekosongan kepemimpinan.

“Karena kami ingin jangan sampai ada kekosongan pemerintahan yang bisa berdampak pada pelayanan kepada masyarakat di sana,” sebut Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. (ikror/pojoksatu)