POJOKSATU.id – Nama Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY kembali dikaitkan dengan Pilpres 2029.

Kali ini, prediksi tersebut datang dari dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Ia menyebut AHY berpeluang menjadi Presiden RI periode 2029-2034.

Prediksi itu disampaikan Dokter Tifa melalui akun X @DokterTifa dan kembali menjadi sorotan pada Minggu (13/9/2026).

“Presiden RI 2029-2034: AHY. Prediksi ini sudah saya sampaikan sejak tahun 2022,” tulis Dokter Tifa.

Tak berhenti di situ, Dokter Tifa juga membuat skenario politik yang lebih spesifik.

Baca Juga: Jatim Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,2, Berpusat di Malang Getarannya Terasa Sampai Banyuwangi

Ia memprediksi pasangan Prabowo Subianto-AHY akan memenangkan Pilpres 2029. Setelah itu, menurut skenario yang ia sampaikan, Prabowo akan mundur karena alasan kesehatan dan AHY kemudian menggantikannya sebagai presiden.

“Pada Pilpres yang akan datang, terpilih adalah Prabowo-AHY. Lalu Prabowo mundur karena kesehatan.. Dan AHY menggantikan,” lanjutnya.

Prediksi tersebut juga dikaitkan Dokter Tifa dengan situasi geopolitik. Ia menyebut AHY nantinya akan menghadapi kemungkinan Perang Dunia III di kawasan Indo-Pasifik dengan dukungan Dewan Jenderal.

Namun, sejauh ini pernyataan tersebut masih merupakan prediksi pribadi Dokter Tifa, bukan hasil survei resmi, keputusan partai politik, maupun hasil penyelenggaraan Pemilu 2029.

Baca Juga: Karawang Melesat di Usia 393, Ekonomi Tumbuh dan Prestasi Bertambah

 

Muncul di tengah sorotan terhadap AHY

Menariknya, prediksi Dokter Tifa muncul ketika isu mengenai kemungkinan AHY maju dalam Pilpres 2029 memang tengah ramai dibicarakan.

RMOL dalam pemberitaannya pada 9 September 2026 menyoroti penilaian pengamat politik Adi Prayitno bahwa poros Cikeas atau Demokrat mulai dapat dibaca sedang menyiapkan AHY untuk bertarung pada 2029.

Adi menyebut AHY merupakan salah satu figur yang konsisten masuk dalam bursa calon presiden berdasarkan sejumlah survei.

Baca Juga: Tragedi KM Virgo Transport 8, Dugaan Kelebihan Muatan dan Banyak Penumpang Tak Pakai Pelampung

“Kalau melihat potensinya, dengan tidak adanya batas presiden, mestinya orang-orang yang saat ini menjadi elite kunci di partai politik sudah bisa maju sebagai calon presiden atau wakil presiden. Boarding pass sudah ada,” kata Adi.

Sehari setelahnya, RMOL kembali mengangkat analisis bahwa pidato AHY mengenai kekuasaan yang tidak berlangsung selamanya dapat dibaca sebagai bagian dari strategi politik Demokrat menuju 2029.

Pengamat politik Nurul Fatta bahkan menyebut komunikasi politik tersebut dapat menjadi cara Demokrat menjaga eksistensi sekaligus membuka ruang bagi AHY menghadapi kontestasi mendatang.

RMOL juga memberitakan penilaian bahwa peluang AHY maju pada Pilpres 2029 masih terbuka, meskipun elektabilitasnya disebut belum berada di posisi teratas.

Baca Juga: Kasus Kecelakaan Laut Bukan Sekedar Takdir, Anggota DPR: Ini Akumulasi Kelalaian Sistemik dan Lemahnya Pengawasan

Sementara itu, JPNN pada 10 September 2026 memuat analisis pengamat kebijakan publik Dedi Kurnia Syah yang menilai Demokrat memiliki peluang mengambil jalan politik lebih mandiri dan bahkan memunculkan tokoh untuk memimpin koalisi baru.

“Demokrat dengan corak yang dibawa SBY memungkinkan untuk memimpin tren arah politik dan AHY sejauh ini berhasil melanjutkan transisi dengan baik,” ujar Dedi.

 

AHY sebelumnya bilang 2029 masih jauh

Meski nama AHY mulai sering dikaitkan dengan Pilpres 2029, sikap AHY sebelumnya justru cenderung berhati-hati.

Pada Juni 2026, JPNN melaporkan AHY mengatakan Demokrat belum memikirkan secara serius kontestasi Pilpres 2029.

“Mari sama-sama menyadari ini masih 2026, menuju 2029 juga masih agak lama,” kata AHY.

AHY juga menyatakan Demokrat memilih fokus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan memastikan program pemerintah dapat dirasakan masyarakat.

Sikap tersebut menjadi pembanding penting terhadap berbagai spekulasi politik yang kini mulai mengaitkan AHY dengan Pilpres 2029.

Baca Juga: Unud Buka Seleksi Tenaga Profesional Non-ASN 2026, Ada Formasi Lulusan SMA/SMK, Simak Pengumuman Resmi di Sini

 

Pemerintah sudah menyiapkan Pemilu 2029

Dari sisi penyelenggaraan negara, Pemilu 2029 bukan sekadar wacana. Dokumen resmi KPU telah memasukkan kebutuhan penyelenggaraan Pemilu 2029 dalam perencanaan anggaran dan program lembaga tersebut.

Dokumen KPU menyebut pendanaan tahun 2029 disiapkan untuk mendukung tugas KPU dalam melaksanakan tahapan Pemilu 2029 dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dengan catatan dapat menyesuaikan apabila terdapat perubahan regulasi.

Di sisi lain, pemerintah secara resmi mencatat AHY sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Artinya, posisi AHY saat ini masih berada dalam pemerintahan Prabowo, sementara isu mengenai kemungkinan langkah politiknya menuju 2029 mulai mendapatkan perhatian dari sejumlah pengamat.

Baca Juga: Berikut Video Pria Bareng PL Di Tempat Hiburan Malam, Mirip Anggota DPRD Muhsin Junaedi Ketua Hanura Purwakarta

Dengan demikian, prediksi Dokter Tifa mengenai AHY menjadi presiden 2029-2034 menjadi menarik bukan karena prediksi tersebut sudah pasti benar.

Melainkan karena muncul bersamaan dengan meningkatnya pembicaraan publik mengenai posisi AHY dalam peta politik menuju Pilpres 2029.

Hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2029.

Prediksi mengenai Prabowo-AHY maupun skenario pergantian presiden yang disampaikan Dokter Tifa juga belum memiliki kepastian politik maupun konstitusional.