POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Presiden SBY turun gunung menangkan Prabowo menghadapi Pilpres 2024. Partai Demokrat telah resmi memberi dukungan pada mantan Danjen Kopassus itu.
Dengan pengalaman dua kali memenangkan Pilpres 2004 dan 2014, SBY turun gunung menangkan Prabowo yang merupakan koleganya sesama masih aktiv di militer.
Menyambut kerelaan SBY turun gunung membela Prabowo, dua partai pengusung Prabowo yaitu PAN dan Gerindra langsung berkoar bahwa mereka akan jadi kekuatan besar di Pilpres 2024.
Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan Partai Demokrat telah resmi mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Menurutnya, apa yang telah terjadi saat ini adalah sesuatu yang membuat Gerindra bangga, sesuatu yang membuat kubu Prabowo kuat, sesuatu yang membuat kubu Prabowo bertambah semangat untuk berjuang.
“Sehingga mulai hari ini kita pererat kerjasama dengan saudara saudara kita dari Partai Demokrat seluruh Indonesia sebagai salah satu teman seperjuangan, selain saudara kita dari partai yang telah berkoalisi terlebih dahulu," katanya.
Diketahui, dukungan resmi Partai Demokrat disampaikan dalam kunjungan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke kediaman Prabowo di Hambalang, Minggu (17/9).
Dikatakan Sufmi, partai mereka telah resmi menerima bergabungnya Partai Demokrat ke dalam Koalisi Indonesia Maju.
Menurut Dasco, keputusan Demokrat merupakan keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Hasil keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyatakan Partai Demokrat mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024.
Belum Bahas Cawapres
Pertemuan Demokrat dengan Parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) di kediaman Bacapres Prabowo Subianto belum membahas bakal calon wakil presiden.
Acara di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bogor, Jawa Barat, itu dihadiri para ketua umum parpol KIM.
Para ketua umum Parpol pendukung KIM antara lain, Zulkifli Hasan (PAN), Airlangga Hartarto (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra), Anis Matta (Gelora Indonesia), Agus Jabo Priyono (Prima), Giring Ganesha (PSI), dan Ahmad Ridha Sabana (Garuda).
Sementara Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra, yang sedang berada di luar negeri.
Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi, di depan kediaman Prabowo, Minggu sore (17/9) menyebut bergabungnya Demokrat ke KIM, menurut Viva Yoga, hal itu akan dibicarakan secara musyawarah mufakat dan kolektif kolegial.
“Intinya, suasana kebatinannya begitu hangat, penuh kekeluargaan. Dan saya rasa kalau kemudian ini disolidkan akan jadi kekuatan besar untuk memenangkan Pilpres 2024," katanya.***




