POJOKSATU.id, JAKARTA— Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus, mengapresiasi Presiden Prabowo yang berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap stabil di tengah situasi global tak menentu.

Dia menilai satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming menunjukkan capaian positif, terutama dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Meski demikian, Dailami mengingatkan masih banyak catatan penting yang perlu segera dibenahi, terutama dalam hal penegakan hukum dan efektivitas pelaksanaan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Guru SDN Sinunukan yang Dipolisikan Ortu Murid Dapat Dukungan Camat, Kepsek dan Tokoh Pemuda

Dailami mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap stabil di tengah situasi global yang tidak menentu merupakan bukti bahwa fondasi ekonomi Indonesia cukup kuat.

"Namun demikian, pemerintah perlu memastikan agar pertumbuhan itu benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu," kata Dailami melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 20 Oktober 2025.

Menyoroti program MBG, Dailami menyebut, kebijakan tersebut merupakan langkah visioner untuk mengatasi persoalan gizi anak dan kemiskinan ekstrem.

Ia mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjalankan program tersebut.

Namun dia mengingatkan pentingnya pengawasan ketat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak ada lagi kasus keracunan hingga beban keuangan daerah.

Baca Juga: Satu Tahun Pemerintahan, Direktur Parameter Apresiasi Capaian Kinerja Ekonomi Prabowo-Gibran

Dailami juga menekankan keberhasilan ekonomi semestinya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kesejahteraan tidak hanya diukur dari bantuan sosial, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan perumahan yang layak.

"Kesejahteraan bukan hanya soal bantuan sosial, tapi juga akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan perumahan layak," kata Dailami Firdaus.***