POJOKSATU.id – Gerakan penghijauan tidak selalu berhenti ketika bibit pohon selesai ditanam.
Melalui Tumbuh Bogor KUW, setiap pohon yang ditanam dapat dicatat dan didokumentasikan secara digital sehingga memiliki rekam informasi yang bisa dilihat kembali.
Platform tersebut memungkinkan masyarakat memasukkan data pohon, mulai dari lokasi penanaman hingga informasi terkait kegiatan.
Data yang dikirimkan kemudian melalui proses verifikasi sebelum ditampilkan sebagai bagian dari dokumentasi publik.
Konsep ini membawa semangat “Bogor Tumbuh. Satu Pohon, Satu Cerita” dengan menjadikan setiap pohon yang ditanam memiliki catatan tersendiri.
Baca Juga: Ratusan Bencana Landa Jember Sepanjang 2026, BPBD Kini Fokus Hadapi Ancaman Kekeringan dan Karhutla
Pendekatan tersebut diterapkan dalam kegiatan penanaman pohon hasil kolaborasi PT Sentul City Tbk dan Kuta Udaya Wangsa (KUW) di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari Program Penanaman Pohon Tahap VI itu, peserta menanam sejumlah jenis pohon seperti mahoni, trembesi, dan tabebuya.
Setiap Pohon Bisa Memiliki Catatan
Salah satu fasilitas yang tersedia dalam platform TumbuhBogorKUW adalah fitur “Catat Pohon”.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengunggah foto pohon, memasukkan informasi mengenai pohon yang ditanam, serta menentukan titik lokasi penanaman.
Data yang telah dimasukkan tidak langsung menjadi informasi publik. Terdapat proses pemeriksaan dan verifikasi sebelum data tersebut masuk dalam sistem.
Dengan mekanisme tersebut, kegiatan penanaman pohon tidak hanya menghasilkan dokumentasi berupa foto saat acara berlangsung.
Pohon yang ditanam juga dapat memiliki catatan digital yang bisa ditelusuri kembali.
Lokasi Pohon Bisa Dilihat Melalui Peta
TumbuhBogorKUW juga menyediakan fitur Peta Pohon yang menampilkan titik lokasi pohon yang telah tercatat dan diverifikasi.
Fitur tersebut memberikan gambaran mengenai persebaran pohon yang telah masuk dalam pendataan pada website tumbuh.bogorkuw.com
Selain Peta Pohon, tersedia pula fitur Cerita yang memungkinkan setiap pohon memiliki informasi dan dokumentasi tersendiri.
Baca Juga: Menghadapi Era 'AI Plagiarism': Mengubah Cara Guru Menilai
Informasi yang dapat ditampilkan mencakup nama pohon, nama ilmiah, pihak yang melakukan penanaman, lokasi, hingga tanggal penanaman.
Dengan demikian, pohon yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan dapat memiliki informasi yang lebih lengkap dan dapat dilihat kembali melalui platform.
Penanaman Menjadi Awal, Bukan Akhir
Konsep yang ditawarkan Tumbuh Bogor KUW menempatkan kegiatan menanam sebagai langkah awal dalam gerakan penghijauan.
Pencatatan secara digital memberikan rekam informasi mengenai pohon yang telah ditanam, sementara keberadaan data tersebut dapat membantu masyarakat melihat kembali kontribusi penghijauan yang sudah dilakukan.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Catat Tanggal Penting Pendaftaran Pelatihan BNSP UM Metro 2026
Meski demikian, pendataan digital bukan berarti menggantikan perawatan pohon secara langsung. Pemeliharaan di lapangan tetap menjadi bagian penting agar pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Artinya, keberadaan platform lebih diarahkan untuk mendukung dokumentasi dan pemantauan informasi mengenai pohon yang telah ditanam.
Buka Ruang Partisipasi Masyarakat
Tidak hanya menyediakan Peta Pohon dan Cerita, TumbuhBogorKUW juga memiliki sejumlah fitur lain, seperti Adopsi, Tantangan, Simulasi, Keluarga, Green Office, dan Marketplace.
Baca Juga: Jabar Bersiap Gelar Pilkades Digital 2026, DPRD Ingatkan Jangan Sampai Teknologi Jadi Masalah Baru
Berbagai fitur tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam gerakan penghijauan dengan cara yang lebih beragam.
Kehadiran platform digital ini menjadi salah satu pendekatan untuk membuat kegiatan penghijauan memiliki rekam jejak yang lebih terstruktur.
Melalui konsep “Satu Pohon, Satu Cerita”, pohon yang ditanam tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan seremonial, tetapi juga dapat tercatat sebagai bagian dari gerakan penghijauan di Bogor.



