POJOKSATU.ID- Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menentukan logo resmi Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.

Melalui unggahan resmi akun @kemensetneg.ri, disampaikan bahwa arah visual bangsa dalam menyambut hari kemerdekaan tahun ini berada di tangan masyarakat.

Terdapat lima karya terbaik dari para desainer grafis profesional di tanah air yang terpilih menjadi kandidat logo resmi.

Desain-desain logo tersebut telah melalui serangkaian proses kurasi ketat oleh pemerintah bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).

Baca Juga: Tertarik Pindah ke BNN? Simak Prosedur dan Dokumen Acuan Mutasi PNS Terbaru

Kelima kandidat logo ini membawa semangat yang selaras dengan tema besar, yaitu "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".

Masyarakat kini diberikan kesempatan luas untuk mempelajari konsep dan filosofi dari masing-masing logo sebelum menentukan pilihan mereka.

Sistem pemilihan ini dilakukan sepenuhnya secara daring demi menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Untuk berpartisipasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengakses laman resmi di alamat https://logohutri.istanapresiden.go.id/.

Baca Juga: Wujudkan Pemerataan Mutu Pendidikan, Kemendikdasmen Gelar Sosialisasi Seleksi Calon Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi

Setelah masuk ke laman tersebut, pengguna dapat mencermati tampilan serta filosofi yang mendasari kelima kandidat logo.

Langkah berikutnya adalah memilih salah satu logo terfavorit yang dinilai paling pas di hati.

Setelah menentukan pilihan, masyarakat diwajibkan untuk mengisi data identitas diri secara lengkap.

Data yang diperlukan meliputi Nama, NIK, Email, Nomor Handphone, Alamat, serta alasan utama dalam memilih logo tersebut.

Proses dilanjutkan dengan menyelesaikan verifikasi keamanan Captcha untuk memastikan validitas pengisian data.

Jika sudah selesai, pengguna cukup mengklik tombol “Kirim dan Pilih” untuk merekam logo pilihan mereka ke dalam sistem.

Langkah terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah memeriksa kotak masuk email pribadi yang didaftarkan.

Pengguna harus mengklik tautan verifikasi yang dikirimkan agar pilihan mereka sah dan terhitung dalam pemungutan suara resmi.

Melalui partisipasi aktif ini, masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian langsung dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia.***