POJOKSATU.id, JAKARTA - Saat Menkeu Sri Mulyani Sindir Gaya Hidup Mewah Pejabat Ditjen Pajak Orang Tua Mario Dandy Satriyo
Menteri Keuangan Sri Mulyani melontarkan sindiran kepada pejabat Ditjen Pajak orang tua Mario Dandy Satriyo.
Sindiran itu dilontarkan lantaran gaya hidup mewah yang ditunjukkan salah satu anak buahnya tersebut.
Itu setelah ramai kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo.
Sementara korban penganiayaan adalah David (17), anak salah satu pengurus pusat GP Ansor.
Akibat penganiayaan yang dilakukan anak Rafael Alun Trisambodo itu, David sampai tak sadarkan diri dan harus menjalani perawatan di RS Medika Permata Hijau.
BACA JUGA: Brutalnya Mario Si Anak Pejabat Ditjen Pajak, Korban Diseret ke Gang, Kepalanya Ditendang Berkali-kali Hingga Koma
Sri Mulyani menyatakan, dirinya langsung mengeluarkan sejumlah instruksi setelah mendapat laporan kasus tersebut.
Ia menyatakan, pihaknya mengecam segala tindak kekerangan dan penganiayaan serta mendukung penanganan hukum yang berlaku.
"Kemenkeu mengecam tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan dan mendukung penanganan hukum secara konsisten oleh instansi yang berwenang," kata dia dalam unggahannya, dikutip pojoksatu.id, Rabu (22/2/2023).
Selanjutnya, Sri Mulyani lantas menyindir gaya hidup mewah jajaran Kementerian Keuangan, yang tidak lain adalah orang tua Mario Dandy Satrio.
Untuk diketahui, Mario Dandy Satriyo merupakan anak Rafael Alun Trisambodo, pejabat Eselon III Ditjen Pajak.
Gaya hidup mewah itu terbongkar setelah ketahuan Mario Dandy Satriyo memiliki mobil Rubicon.
BACA: Terancam 5 Tahun Penjara, Tersangka Penganiayaan yang Juga Anak Pejabat Pajak Ternyata Hobi Pamer Kendaraan Mewah
Keluarga pejabat Ditjen Pajak itu juga diketahui memiliki motor Harley Davidson yang harganya ratusan juta.
"Kemenkeu mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kemenkeu yang menimbulkan erosi kepercayaan terhadap integritas Kementrian Keuangan dan menciptakan reputasi negatif kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah dan terus bekerja secara jujur, bersih dan profesional," tegas Sri Mulyani.
Sri Mulyani juga menyatkan, akan tetap konsisten menindak jajaran Kemenkeu yang melanggar integritas.
"Kemenkeu terus melakukan langkah konsisten untuk menjaga integritas seluruh jajaran Kementerian Keuangan, dengan menerapkan tindakan disiplin bagi mereka yang melakukan korupsi dan pelanggaran integritas," kata dia.
Selanjutnya, ia juga memastikan akan melakukan penyelidikan atas gaya hidup mewah pejabat Eselon III Ditjen Pajak tersebut.
"Irjen Kemenkeu melakukan langkah sesuai aturan untuk penyelidikan jajaran yang ditengarai melanggar aturan dan Kemenkeu terus melakukan tindakan disiplin sesuai aturan ASN yang berlaku," sambungnya.
BACA: Plat Nomor Jeep Rubicon yang Dipakai Anak Pejabat Ditjen Pajak Ternyata Bodong
Sri menegaskan, kepercayaan publik adalah hal esensial dan fondasi yang harus dijaga bersama dan tidak boleh dikompromikan oleh seluruh jajaran Kemenkeu.
"Terimakasih kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan yang terus ikut memonitor dan menjaga kami," tandasnya.
Itulah informasi saat Menkeu Sri Mulyani sindir gaya hidup mewah pejabat Ditjen Pajak orang tua Mario Dandy Satrio. (AdeGP/pojoksatu)




