POJOKSATU.id - Nama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul kembali menjadi sorotan publik setelah sepak terjangnya di Kementerian Sosial memunculkan berbagai gebrakan baru.

Banyak yang tak menyangka bahwa rekam jejak tokoh berdarah pesantren ini begitu panjang, kompleks, dan menempatkannya sebagai salah satu figur paling berpengaruh di pemerintahan Indonesia saat ini.

Lahir di Pasuruan pada 28 Agustus 1964, Gus Ipul merupakan keponakan Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Baca Juga: Bidan Desa Datangi Rumah Warga Bawa Surat Kepala Desa, Fokus Program Stunting dan Pendataan

Kaitan keluarga dengan tokoh besar NU itulah yang membuatnya tumbuh dalam tradisi keilmuan, sosial, dan kepemimpinan yang kuat sejak muda.

Ia menempuh pendidikan di Universitas Nasional Jakarta sebelum terjun aktif ke berbagai organisasi.

Karier Gus Ipul dimulai dari dunia aktivisme. Ia pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Baca Juga: HATI-HATI! Aturan PPPK Paruh Waktu 2026 Tetapkan 11 Kondisi Pemutusan Kontrak, Ini Lengkapnya

Kiprahnya semakin besar setelah ia dipercaya memimpin Gerakan Pemuda Ansor selama dua periode (2000–2010), menjadikannya salah satu ketua umum terlama organisasi tersebut.

Peran itu sekaligus mengokohkan posisinya di jajaran elite Nahdlatul Ulama.

Di panggung politik nasional, Gus Ipul pertama kali masuk DPR RI pada Pemilu 1999 melalui PDI Perjuangan.

Baca Juga: Bidan Desa Datangi Rumah Warga Bawa Surat Tugas Puskesmas, Ini Tujuan Pemeriksaannya

Tak lama kemudian, ia bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan terpilih sebagai Sekretaris Jenderal PKB pada 2002, menandai peran strategisnya dalam dinamika politik nasional.

Gus Ipul kemudian dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (2004–2007).

Setelah itu, ia menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode (2009–2019) mendampingi Soekarwo.

Pada 2021, ia memenangkan Pilkada dan menjadi Wali Kota Pasuruan.

Pada 11 September 2024, Presiden Joko Widodo melantik Gus Ipul sebagai Menteri Sosial, menggantikan Tri Rismaharini.

Baca Juga: Siap-Siap Lansia dan Penyandang Disabilitas Kebagian MBG! Gus Ipul Sudah Siapkan Rencananya

Posisinya kembali diperkuat ketika Presiden Prabowo mempertahankan dirinya sebagai pengelola utama program sosial nasional, termasuk penanganan bantuan dan transformasi layanan publik.

Kini, selain menjadi Mensos, Gus Ipul juga menjabat Sekretaris Jenderal PBNU (2022–2027).

Kombinasi pengalaman organisasi, pemerintahan, dan kedekatan dengan akar rumput menjadikannya figur sentral dalam kebijakan sosial Indonesia saat ini.***