POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Salah satu kebutuhan manusia yang paling mendasar yaitu tempat tinggal atau rumah, banyak masyarakat yang keterbatasan ekonomi memiliki tempat tinggal tidak layak huni  mendambakan dan memimpikan rumah yang layak huni.

Rumah layak huni merupakan salah satu hal yang terpenting bagi kelangsungan dan kebutuhan masyarakat, karena erat kaitannya dengan masalah kesehatan yang merupakan dasar dari kebutuhan manusia.

Atas dasar itu, pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) setiap tahun mendata rumah-rumah masyarakat Purwakarta yang tidak layak huni, kemudian membangunkan tempat tinggal yang layak huni bagi masyarakat.

Pada tahun 2022 lalu, ratusan rumah tidak layak huni dibongkar kemudian dibangun kembali menjadi rumah layak huni sebagai tempat tinggal yang nyaman bagi masyarakat.

Program rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni berjalan lancar, ratusan kepala keluarga yang secara ekonomi tidak mampu membangun rumah layak huni akhirnya bisa memiliki rumah layak huni.

Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Purwakarta telah melakukan perbaikan pada Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 693 unit sepanjang tahun 2022.

Hal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kualitas hunian warga.
Rutilahu adalah rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan huni, baik dari segi fisik maupun kesehatan.

Banyak faktor yang menyebabkan rumah menjadi tidak layak huni, seperti kerusakan struktur bangunan, kualitas material yang buruk, sanitasi yang tidak memadai, serta faktor lingkungan seperti banjir atau tanah longsor.

Kepala Disperkim Purwakarta, Agung Wahyudi mengatakan bahwa perbaikan Rutilahu merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian warga.

“Rumah yang layak huni adalah hak setiap warga, dan perbaikan Rutilahu adalah salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi hak tersebut,” jelasnya, Kamis (15/03).

Meskipun telah memperbaiki sebanyak 693 unit Rutilahu selama tahun 2022, pihaknya juga menyadari bahwa masih banyak rumah di Kabupaten Purwakarta yang masih tidak layak huni.

Oleh karenanya, Agung mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berupaya untuk melakukan perbaikan pada lebih banyak unit Rutilahu pada tahun 2023 ini.

Hal ini sebagai upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta untuk meningkatkan kualitas hunian warga dan membangun Kabupaten Purwakarta yang lebih baik. (Advertorial / pojoksatu)