POJOKSATU.id, JAKARTA – Pusat Laboratoriun Forensik (Puslabfor) Polri tak menemukan racun di lokasi tewasnya penjaga rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Resmob Polres Metro Jakarta Selatan sudah melakukan olah TKP di lokasi tewasnya Sutrimo penjaga rumah Febrie, Senin (27/7).
Dalam olah TKP yang berlangsung sekitar dua jam hari ini, petugas membawa sejumlah barang dari dalam klinik.
Baca Juga: Penjaga Rumah Eks Jampidsus Sempat Pulang Kampung, Dipanggil Pulang Sama Febrie Seminggu Lalu
Salah satu barang yang terlihat seperti karpet atau tikar. Barang yang dibawa dari klinik itu dibawa ke Puslabfor untuk diteliti.
Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha usai olah tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan tak menemukan racun di lokasi.
"Enggak, enggak, enggak (ditemukan racun)," kata Robby kepada wartawan di lokasi, Senin (27/7/2026).
Robby hanya menyebut bahwa kasus kematian Sutrimo masih dalam tahap penyelidikan.
Baca Juga: Kemenpar Sediakan Lahan Tujuh Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Bandung
"Tunggu aja nanti biar Kabid Humas yang menjelaskan," kata dia.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi akan dibawa ke Labfor Polri.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Sutrimo ditemukan dalam kondisi mulut dan hidung berbusa.
Korban kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, tetapi dinyatakan telah meninggal saat tiba di rumah sakit.
Belakangan diketahui, Sutrimo merupakan penjaga rumah atau kepala urusan rumah tangga Febrie Adriansyah eks Jampidsus. Sementara klinik Mordent disebut milik Febrie Adriansyah.***




