POJOKSATU.id, JAKARTA—Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan yang kini jadi sorotan publik dengan beragam aktivitasnya ternyata penganut agama Islam yang taat.

Purbaya terpantau membaca ayat suci Al Quran di dalam mobil saat pulang kerja. Dari video yang beredar, suaranya terdengar merdu saat membaca Kalam Ilahi tersebut.

Video Purbaya membaca Quran ini diunggah di Instagram oleh beberapa akun salah satunya @folkshit.

“Merdunya suara Pak Purbaya melantunkan ayat suci Al Quran di dalam mobil. Doa rakyat Indo sertaimu pak untuk arah lebih baik,” ujar akun folkshit.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Serap Aspirasi Warga Desa Walahar Saat Reses

Banyak komentar positif atas aktivitas Purbaya ini. Dari keterangan unggahan, video ini direkam sendiri oleh sopir Purbaya.

“Masya Allah merdu suara ngajinya,” kata akun ade_alfiah.

“Masya Allah sehat-sehat ya Pak Menteri. Allah sebaik-baik pelindung,” ujar akun mommyfarrel.

“Rakyat bersamamu pak,” kata akun Aditya.mantari.

Banyak lagi komentar positif netizen atas aktivitas Menteri Purbaya ini.

Baca Juga: Saldo KKS Mulai Terisi, Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Dimulai

Beberapa akun terkenal juga memposting video mengaji Purbaya ini, misalnya folkonoha.

 

Menteri Terpopuler di Kabinet Prabowo

Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menjadi salah satu kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang paling populer di mata publik.

Temuan ini disampaikan pada peluncuran Survei 1 Tahun Prabowo di Jakarta, Jumat (31/10).

Direktur Eksekutif Great Institute, Sudarto, mengungkapkan, kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo didukung oleh berbagai kebijakan strategis.

Baca Juga: Pendaftaran SANFEST 2025 Dibuka 10 November, Kemenag dan Kemenbud Undang Santri Kirim Karya Film Pendek

Kebijakan-kebijakan ini mencakup dua sektor utama, yaitu ekonomi dan politik, yang secara signifikan memengaruhi persepsi positif masyarakat.

Dalam survei yang dilakukan oleh Great Institute, nama Purbaya Yudhi Sadewa mencuat sebagai menteri dengan tingkat popularitas tertinggi.

Ia berhasil mengumpulkan 826 poin, jauh melampaui menteri-menteri lainnya dalam kabinet.

Sudarto menjelaskan bahwa peringkat ini diperoleh melalui pertanyaan terbuka kepada publik.

Responden diminta menyebutkan tiga nama menteri yang paling mereka kenal atau sukai.***