POJOKSATU.id, JAKARTA -- Hotman Paris menuturkan, bukan hanya Widya yang menganggap janggal proses hukum dalam kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.
Pengacara keluarga mendiang Vina Cirebon meminta Widya, salah satu pengguna medsos yang viral agar mengarahkan kritikan ke DPR, Menko Polhukam dan Presiden Jokowi.
Diketahui, mayoritas masyarakat menilai kasus Vina dan Eky yang meninggal dalam peristiwa 27 Agustus 2016 silam, memiliki banyak kejanggalan.
Menurut Hotman Paris, meskipun Widya bicara sampai berbusa-busa tidak akan dapat membongkar kasus meninggalnya Vina dan Eky.
Baca Juga: Masih Juga Ngeyel, Pemerintah Ancam Platform Media sosial X Jika Masih Menyajikan Konten Dewasa
Melalui beberapa unggahan video di Instagram, Jumat (14/6/2024), Hotman minta Widya lebih baik mengarahkan peluru kritik kepada DPR, Menko Polhukam hingga Presiden.
"Bu Widya, tolong bacotnya diarahkan ke DPR, Menko Polhukam, ke Pak Jokowi. Tanpa itu, bacotmu nggak ada gunanya hanya mencari followers," ujar Hotman Paris dalam unggahannya di Instagram.
Menurut Hotman, yang dapat membongkar fakta sesungguhnya kasus ini adalah lembaga resmi negara atau aparat resmi negara.
"Walaupun kamu tahu tentang misteri kasus Vina, memang kau bisa apa? Memang Hotman bisa apa? Yang bisa harus lembaga resmi atau aparat resmi. Makanya Hotman mengusulkan dibentuk tim pencari fakta (TPF)," katanya.
Baca Juga: Unggul di Survei JJI, Elektabilitas Faida Semakin Tinggi
" Karena kalau mengandalkan pro justitia, maka hasilnya hanya terkait persidangan vonis atas Pegi. Misteri sebenarnya tidak akan pernah terkuak. Kalau pun kamu tahu fakta sebenarnya, tidak akan bisa apa-apa," paparnya.
"Orang tahu ada yang salah dalam kasus ini dari awal," tandas Hotman Paris.
Hotman beberapa kali menegaskan kasus Vina tidak akan pernah terbongkar fakta sebenarnya apabila kasusnya tidak dimulai dari awal lagi.
Dan hal itu hanya bisa dilakukan, kata Hotman Paris apabila ada arahan langsung dari DPR, Menko Polhukam atau Presiden Jokowi.
Diketahui, Vina Cirebon meninggal dunia bersama Eky dalam kejadian tragis pada 27 Agustus 2016 silam di Cirebon Jawa Barat. Keduanya meninggal setelah dibunuh oleh sejumlah orang.
Sebelum dibunuh, Vina lebih dulu menjadi korban rudapaksa dilakukan secara bergiliran oleh sejumlah pelaku.***




