POJOKSATU.ID – Cek profil dan rekam jejak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI, Satori di bawah ini.

Seperti diketahui, belum lama ini sosok Satori tengah ramai diperbincangkan publik terkait kasus korupsi.

Yang mana, dirinya mengaku menerima aliran dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI).

Baca Juga: Kapan Tahapan Lapor Diri Bagi Peserta PPG Guru Tertentu 2024 yang Lulus Seleksi Administrasi? Cek Penjelasannya!

Bukan main, dana CSR ini dipergunakan Satori tidak lain untuk mengkampanyekan dirinya pada Pemilu 2024 silam.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram @fakta.indo pada Kamis (23/1/2025).

Dalam unggahannya, Satori mengaku menerima aliran dana CSR BI untuk kepentingan pribadinya.

Baca Juga: Peserta Lulus CPNS Kemenag Wajib Membuat Surat Pernyataan Kesediaan Mengabdi dan Tidak Pindah selama 10 Tahun, Ini Sanksi Bagi yang Abai

Tidak hanya itu, dirinya juga mengungkap bahwa dana CSR BI ini juga dirasakan oleh jajaran anggota Komisi XI lainnya.

Sama halnya dengan Satori, dana CSR tersebut dipergunakan jajaran Komisi XI untuk kampanye di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil).

“Programnya? Programnya kegiatan untuk sosialisasi di Dapil. Semuanya sih semua anggota Komisi XI programnya itu dapat. Bukan kita saja,” ungkapnya.

Baca Juga: KOPLING IMHK: Serunya Kebersamaan dengan CB150X Karawang di Ajang Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Tidak heran, kasus ini ramai disorot publik lantaran Satori bukan sosok yang baru terjun di dunia politik.

Seperti diketahui, Satori menjalani ruang lingkup politik sejak 2009 silam saat menjabat sebagai anggota parlemen.

Yang mana, pada saat itu dirinya berhasil menduduki bangku Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cirebon melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca Juga: Disdik Sumut Umumkan Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Idul Fitri 2025 Berdasarkan SEB 3 Menteri

Setelah itu, dirinya melanjutkan karier politik dengan masuk ke dalam jajaran anggota DPRD Jawa Barat pada 2014-2019.

Yang mana, pada saat menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat dirinya kerap kali menggencarkan pembangunan pesantren.

Namun, dirinya berpindah posisi dalam status keanggotan partai dengan beralih menjadi kader Nasional Demokrtat (NasDem) saat duduk di DPRD Jawa Barat.

Baca Juga: Mewujudkan Indonesia Sehat dan Cerdas Melalui Program Makanan Bergizi Gratis

Tidak heran, banyak publik turut menyoroti kasus Satori lantaran dirinya terbilang cukup lama di dunia politik. ***