POJOKSATU.id - Klarifikasi Ridwan Kamil tentang cuitan lamanya yang mengkritik Jakarta mendapat berbagai respon dari netizen.

Diketahui, cuitan klarifikasi Ridwan Kamil di akun X pribadinya kini sudah mencapai lebih dari 3 juta tayangan.

Banyak akun-akun besar dan para publik figur yang ikut berkomentar terkait klarifikasi Ridwan Kamil tersebut.

Termasuk presiden Stand Up Comedy Adjis Doaibu yang ikut meramaikan kolom komentar.

Baca Juga: Dukungan Buat Pasangan Om Zein dan Bang Ijo Terus Mengalir, LMP Garda Terdepan Sukseskan Om Zein Jadi Bupati

Klarifikasi yang cukup panjang dari bakal calon Gubernur Jakarta tersebut dikomentari singkat Adjis Doaibu.

Menariknya, komika asal Jakarta ini justru mengingatkan bahwa di bulan September akan ada acara besar.

"Jambore standupindo sebentar lagi. 6-8 September 2024," tulis Adjis Doaibu, dikutip POJOKSATU.id dari kolom komentar @ridwankamil, 25 Agustus 2024.

Hal tersebut memancing banyak netizen untuk membalas komentar tersebut dengan pernyataan yang tak kalah nyeleneh.

Baca Juga: Klarifikasi Ridwan Kamil Terkait Cuitan Masa Lalu Sindir Jakarta: Saya Dulu Pernah jadi Netizen Julid

Salah satu netizen beranggapan bahwa Ridwan Kamil mungkin masuk dalam susunan pengisi acara Jambore Standup Indo.

"Maksudnya Bang Emil itu lucu, terus masuk line up Jambore?" Kata @wepe20_.

Netizen lain menganggap Adjis Doaibu mungkin sedang promosi karena cuitan Ridwan Kamil sedang ramai.

"Mumpung lagi rame, promo dulu ya kan," ucap @streetcub415.

Adapun, dalam klarifikasi Ridwan Kamil ini dirinya mengakui bahwa cuitan bernada kritik pedas pada Jakarta pernah dilakukannya.

Namun, hal itu dilakukan saat dirinya masih muda dan belum terjun ke dunia politik dan jadi pejabat publik.

Ridwan Kamil juga mengakui bahwa dulu dirinya pernah berada di fase jadi bagian netizen julid.

Baca Juga: Damai Ahok

Sebelum akhirnya sadar dan lebih bijaksana dalam mengkritik sesuatu serta tahu diri.

Di akhir cuitannya, politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa kehidupan adalah tentang berproses untuk lebih baik.

"Semua orang pernah protes, tapi proseslah yang akan membuatnya sukses," ungkap Ridwan Kamil.***