POJOKSATU.id, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel milik empat perusahaan yang beroperasi di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Menanggapi ini, pegiat medsos sekaligus eks Sekretaris BUMN Said Didu langsung memberi sindiran kepada 3 menteri di Kabinet Prabowo Subianto yang disebutnya sebagai ‘menteri Jokowi’.

“Menteri Jokowi yang ada dalam Kabinet Prabowo mulai unjuk gigi,” kata Said Didu di laman X, Rabu (11/6).

Dia lalu menyebut unjuk gigi dimaksud. Pertama, Menteri ESDM Bahlil awalnya diduga mau bela Oligarki Jokowi (Aguan) di Raja Ampat dengan skenario buat kunjungan dengan kesimpulan bahwa tambang di Raja Ampat tidak ada masalah.

Baca Juga: Mobil Dibobol Maling di Rest Area KM 62B Karawang, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kedua, Menko Zulhas langsung keluar bela Bahlil Lahadalia.

Dan unjuk gigi ketiga menurut Said Didu, dimana Mendagri Tito hadiahkan 4 Pulau Aceh ke Gubernur Sumut Bobby Nasution (menantu Jokowi).

“Kita tunggu aksi Menteri Jokowi lainnya,” sindir Said Didu.

Said Didu juga menyerang Bahlil dengan meminta Bahlil agar jangan menganggap semua warga bodoh.

“Bahlil, berhenti anggap kami semua bodoh : 1) izin eksploirasi (pencarian tambang) beda dg izin eksploitasi (penambangan). 2) izin ekploitasi terbit saat Jokowi. 3) 2022--Jokowi cabut lebih 2000 izin tambang dan hutan, tapi bisa “dihidupkan” lewat Bahlil sebagai Menteri Investasi,” kata Said.

Baca Juga: Konflik Tambang Nikel Raja Ampat, Kejagung Berpeluang Usut Terkait Pelanggaran

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Presiden Prabowo memerintahkan pencabutan atas IUP empat perusahaan tambang di Raja Ampat.

Empat perusahaan yang dicabut izinnya adalah PT Anugerah Surya Pratama, PT Nurham, PT Mulia Raymond Perkasa dan PT Kawei Sejahtera Mining.

Sementara satu perusahaan, yakni PT Gag Nikel, tetap beroperasi karena tidak melanggar dan berada di luar kawasan Geopark Raja Ampat.

Keputusan untuk mencabut IUP diambil saat rapat terbatas (ratas) di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/6/2025).

Hadir dalam ratas tersebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.***