POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar makan malam bersama para mantan Presiden, mantan Wakil Presiden, serta ketua umum partai politik di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Namun, satu nama yang tak terlihat dalam pertemuan tersebut adalah Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Ketidakhadiran Megawati dibenarkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus.

Baca Juga: Bupati Karawang Minta BKPSDM Data Kehadiran Kabid-Sekdis Saat Tarling

Ia menyampaikan bahwa Megawati berhalangan hadir karena tengah mengikuti agenda internal partai yang telah dijadwalkan jauh hari sebelumnya di Bali.

“Ibu Mega berhalangan karena sedang mengikuti rangkaian acara internal yang sudah direncanakan sejak lama di Bali,” ujar Deddy saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, Megawati telah berada di Bali sejak pekan lalu dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada akhir pekan ini.

Baca Juga: Rombongan Kedua 11 Orang Terjaring OTT Bupati Pekalongan Tiba di KPK, Sekda Ikut Digelandang Malam Hari

Sementara itu, suasana di Istana Negara tampak hangat saat Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono hadir dan disambut langsung oleh Prabowo di halaman Istana.

Keduanya berjabat tangan dan berbincang singkat sebelum memasuki gedung bersama.

Tak lama berselang, Presiden ke-7 RI Joko Widodo juga terlihat hadir. Selain itu, sejumlah mantan Wakil Presiden turut memenuhi undangan, di antaranya Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma'ruf Amin.

Baca Juga: USI: Universitas Sains Indonesia, Kampus Unggul Selaras Industri dari Bekasi

Acara tersebut juga dihadiri para ketua umum partai politik yang saat ini tergabung dalam delapan partai parlemen.

Pertemuan berlangsung tertutup dengan suasana makan malam yang dikemas dalam nuansa silaturahmi kebangsaan.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan forum komunikasi lintas generasi kepemimpinan nasional.

“Makan malam ini menjadi forum silaturahmi kebangsaan sekaligus ruang untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman antar para pemimpin dan tokoh bangsa,” ujar Teddy di kompleks Istana, dikutip dari jawapos.com.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis turut menjadi bahan pembahasan, termasuk dinamika geopolitik global yang berdampak pada stabilitas nasional.

Baca Juga: Beasiswa ADik 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Komponen, Timeline, dan Cara Daftarnya Lengkap

Meski demikian, diskusi disebut berlangsung terbuka dan berkembang sesuai dinamika dialog yang muncul selama acara.

Presiden Prabowo berharap momentum ini dapat mempererat komunikasi antar tokoh bangsa serta memperkuat persatuan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Absennya Megawati dalam forum elite tersebut pun menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Link Download Exambrowser TKA 2026 Resmi dan Cara Instal di Laptop Windows & Mac, Jangan Sampai Salah Versi

Meski demikian, PDI Perjuangan memastikan ketidakhadiran itu murni karena agenda internal yang telah lebih dahulu dijadwalkan, bukan karena alasan politik tertentu.

Pertemuan lintas generasi kepemimpinan di Istana Negara ini dinilai sebagai langkah strategis membangun komunikasi politik yang solid di tengah dinamika nasional dan global yang terus berkembang.***