POJOKSATU.ID- Pasca kematian selebgram asal Medan usai sedot lemak, Polres Metro Depok memeriksa tujuh saksi terkait dugaan malapraktik yang menewaskan Ella Nanda Sari Hasibuan di klinik kecantikan WSJ Depok.

Ketujuh orang yang diperiksa, yakni terdiri dari pihak klinik kecantikan WSJ, serta pihak salah satu rumah sakit di Jalan Margonda, termasuk dokter dan perawat yang menangani operasi yang dijalani oleh korban.

Sementara itu, Kuasa hukum pihak klinik kecantikan WSJ Rikardo Siahaan mengatakan, pemeriksaan berlangsung selama 10 jam lebih, dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Dari puluhan pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik, hampir seluruhnya mengenai kronologis kejadian.

Baca Juga: Kadis Kesehatan Depok Tunggu Laporan Tertulis Klinik WSJ, Izin atau Sertifikat Klinik Ternyata Standar

"Pemeriksaannya tadi lumayan lama ya, kita dari pukul 10.00 WIB sampai sekarang pukul 21.00 WIB. Pemeriksaan tadi banyak pertanyaan, yang pada intinya seputar kronologi kejadian," ujar Rikardo dikutip beritasatu, Senin (29/6/2024) malam.

Sementara Kapolrestro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, nantinya keterangan-keterangan yang didapat dari pihak mana pun, akan menjadi pertimbangan penyidik untuk menentukan apakah ada tindak pidana atas kematian korban dengan melibatkan saksi ahli.

"Intinya kita mencari, apakah ini merupakan tindak pidana atau bukan. Maka, keterangan-keterangan saksi yang dibutuhkan pasti kita ambil, entah dari warga, dari pihak rumah sakit, bahkan dari pihak security. Itu semua harus kita ambil, termasuk keterangan ahli untuk memperjelas," ujar Arya.

Baca Juga: Dukungan Penuh Kagama Cirebon Raya untuk Alumni UGM di Pilkada 2024

Untuk membuat terang-benderang kasus dugaan malapraktik tersebut, nantinya bila diperlukan, maka pihak kepolisian akan menjalani ekshumasi terhadap jasad korban.

Sebelumnya, kasus malapraktik di klinik kecantikan WSJ di Beji, Kota Depok, Jawa Barat terus dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian

Kapolsek Beji Kompol Jupriono mengatakan, kasus Malapraktik di Klinik kecantikan WSJ tersebut kini telah diambil alih Polres Depok

Lalu, siapakah pemilik klinik kecantikan WSJ

Berdasarkan keterangan Kapolsek Beji, nama pemilik klinik kecantikan itu adalah Widianingsih.

Baca Juga: Ketua Bappilu PAN Kota Bekasi Sebut Bukan Hanya Pasangan RISOL, Namun Tri Adhianto Juga Akan Dipanggil

"Namanya Widianingsih, dia berdomisili di Depok", terang Jupri.

Sosok Widianingsih adalah istri dari anggota polisi yang kini berdinas di Kepulauan Seribu.

Sebelumnya, perempuan cantik asal Medan, Ella Nanda Sari, 30, dikabarkan meninggal dunia karena menjadi korban malapraktik klinik kecantikan di Depok, Jawa Barat.

Ella dikabarkan datang dari Medan, Sumatera Utara ke Depok untuk sedot lemak namun berakhir dengan meninggal dunia.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, pihaknya sudah mendengar informasi mengenai peristiwa ini. Penyidik pun telah dikerahkan untuk melakukan pendalaman.

Baca Juga: Sate Presiden

"Kepolisian saat mengetahui kejadian ini melalui media sosial maka langsung melakukan pengecekan kepada pihak klinik baik di TKP maupun pada pihak yang bertanggungjawab," kata Arya kepada wartawan, Sabtu (27/7). ***