POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertamina saat ini sedang intens memantau Selat Hormuz usai dibuka Iran.

PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan rencana pelayaran untuk dua kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz agar segera dapat berlayar.

Dua kapal tanker itu bernama Pertamina Pride dan kapal Gamsunoro.

"Kami siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz," kata Pejabat Sementara Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita, dilansir Antara, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Bahan Utama Nuklir Uranium Iran Tidak akan Dipindah ke AS Seperti Klaim Donald Trump

Dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina terdeteksi masih berada di wilayah Teluk Persia, menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder hingga pekan lalu.

Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi; sementara Kapal Gamsunoro tercatat berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.

Ia mengungkapkan persiapan yang dilakukan pihaknya meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta rencana kontingensi.

Baca Juga: Jangan Sampai Tunjangan Gagal Cair, Ini Kesalahan Fatal Guru yang Sering Terjadi Saat Mengelola Data Dapodik dan Rekening

Dia mengatakan Pertamina saat ini aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kemlu RI yang secara intensif membantu komunikasi via jalur diplomatik dengan otoritas terkait.

Vega mengungkapkan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan perusahaan asuransi, manajemen kapal, pemilik kargo, serta otoritas setempat guna memastikan seluruh prosedur perizinan dapat terpenuhi dengan baik.

"Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal serta keamanan kapal dan seluruh muatannya," kata Vega.***