POJOKSATU.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 menampilkan fenomena menarik.

Sejumlah calon kepala daerah bersaing melawan kotak kosong di 36 wilayah. Fenomena ini mendapat sorotan karena kotak kosong meraih suara signifikan, bahkan ada yang berhasil memenangkan kontestasi di beberapa daerah.

Di Banyumas, basis PDI Perjuangan (PDIP), kotak kosong bisa memperoleh suara sebesar 40,57%.

Hal serupa terjadi di Brebes dengan perolehan 40,40%, sementara di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, kotak kosong menang dengan suara 57,98%.

Di Bangka, kotak kosong kembali mencatat kemenangan dengan suara sebesar 57,25%.

Baca Juga: Biodata Maulan Aklil, Cawalkot Petahana Pangkalpinang Gugur Lawan Kotak Kosong Meski Gandeng Puluhan Parpol

Capaian ini cukup mengejutkan, mengingat lawan kotak kosong rata-rata merupakan koalisi besar sembilan partai politik.

Aturan Kotak Kosong

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan menghadirkan kotak kosong dilakukan sesuai dengan ketentuan tertentu.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, salah satu syaratnya adalah jika setelah penundaan dan perpanjangan masa pendaftaran, hanya ada satu pasangan calon (paslon) yang mendaftar.

Pada Pasal 54C ayat 1 dalam undang-undang tersebut, dijabarkan situasi yang memungkinkan adanya pertarungan antara pasangan calon dengan kotak kosong.

Merujuk UU No.10/2016, pasangan calon yang kalah melawan kotak kosong tetap memiliki peluang untuk maju kembali pada Pilkada berikutnya.

Baca Juga: Paslon Kabupaten Kota Daerah ini Melawan Kotak Kosong yang Kalah dalam Pilkada 2024!

Komisi II DPR RI dan KPU RI juga telah menyepakati bahwa jika kotak kosong keluar sebagai pemenang dalam Pilkada 2024, maka pemilihan ulang di daerah tersebut akan dilakukan pada 2025.

Selain itu, Pasal 54D UU Nomor 10 Tahun 2016 menyebutkan bahwa calon tunggal dianggap menang jika memperoleh lebih dari 50 persen suara sah. Sebaliknya, jika suara sah yang diraih kurang dari 50 persen, maka calon tunggal tersebut dianggap kalah.

Baca Juga: Paslon Pilbup Paramitha-Wurha Menang Melawan Kotak Kosong dengan Perolehan Suara 57,33%

Apabila calon tunggal kalah, berarti kotak kosong menjadi pemenang Pilkada. Dalam kondisi ini, untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, pemerintah akan menunjuk penjabat (Pj) gubernur, bupati, atau wali kota yang akan menjalankan tugas sementara hingga terpilih kepala daerah definitif melalui Pilkada ulang.

Sebagai catatan, data yang disampaikan merupakan hasil real count KPU dengan tingkat penyelesaian perhitungan suara di masing-masing daerah yang mayoritas sudah mencapai lebih dari 90%.

Pilkada 2024 akan resmi berakhir pada 20 Desember mendatang, dengan penutupan ini diharapkan menjadi momen evaluasi terkait dinamika politik dan penyelenggaraan Pilkada yang berlangsung.

Baca Juga: Paslon Pilkada Bisa Kalah dengan Kotak Kosong lho, Ini Ketentuannya dari KPU!

Hasil Lengkap Kotak Kosong Pilkada 2024

Berikut daftar kotak kosong lawan koalisi besar lengkap, hasil sementara Pilkada 2024 di 36 wilayah:

1. Bangka [100%, data suara masuk]

  • Kotak Kosong: 57,25%
  • Mulkan-Ramadian: 42,75%

2. Kota Pangkal Pinang [100%, data suara masuk]

  • Kotak Kosong: 57,98%
  • Maulan Aklil (Molen)-Masagus M Hakim: 42,02%

3. Provinsi Papua Barat [66,52%, data suara masuk]

  • Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani: 92,21%
  • Kotak Kosong: 7,79%

4. Aceh Utara [94,15%, data suara masuk]

  • Ismail A Jalil dan Tarmizi: 96,74%
  • Kotak Kosong: 3,26%

5. Aceh Tamiang [97,60%, data suara masuk]

  • Armia Fahmi dan Ismail: 75,45%
  • Kotak Kosong: 24,55%

6. Asahan [97,04%, data suara masuk]

  • Taufik Zainal Abidin-Rianto: 75,05%
  • Kotak Kosong: 24,95%

Baca Juga: Daftar Nama, Nomor Urut Paslon Pilkada Serentak 2024 di 33 Kabupaten dan Kota Se-Sumut, Ada Lawan Kotak Kosong

7. Pakpak Bharat [100%, data suara masuk]

  • Franc Bernhard Tumanggor-Mutsyuhito Solin: 68,18%
  • Kotak Kosong: 31,82%

Baca Juga: GANTIKAN Perjuangan Almarhum Benny Laos, Begini HASIL QUICK COUNT Sherly Tjoanda di Maluku Utara, Papi ..Pemilu Malut kali ini Tanpa Politik Uang …

8. Serdang Bedagai [99,77%, data suara masuk]

  • Darma Wijaya (Wiwik)-Adlin Umar Yusri Tambunan: 91,62%
  • Kotak Kosong: 8,38%

9. Labuhan Batu Utara [97,73%, data suara masuk]
- Hendri Yanto Sitorus-Samsul Tanjung: 87,99%
- Kotak Kosong: 12,01%

10. Nias Utara [96,84%, data suara masuk]

  • Amizaro Waruwu-Yusman Zega: 80,87%
  • Kotak Kosong: 19,13%

11. Dharmasraya [99,28%, data suara masuk]

  • Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arno: 69,50%
  • Kotak Kosong: 30,50%

 

Baca Juga: KEMENANGAN MUTLAK Sekaligus KESEDIHAN MENDALAM di Pilkada Ciamis, Cabup dan Masyarakat Ciamis Menangis Penuh Haru, Kenang Cawabup Yana

12. Batanghari [99,81%, data suara masuk]

  • Mohd. Fadhil Arief-Bahktiar: 77,80%
  • Kotak Kosong: 22,20%

13. Ogan Ilir [100%, data suara masuk]

  • Panca Wijaya Akbar-Ardhani: 78,77%
  • Kotak Kosong: 21,23%

14. Bengkulu Utara [100%, data suara masuk]

  • Arie Septia Adinata-Sumarno: 94,45%
  • Kotak Kosong: 5,55%

15. Lampung Barat [100%, data suara masuk]

  • Parosil Mabsus-Mad Hasnurin: 82,77%
  • Kotak Kosong: 17,23%

16. Tulang Bawang Barat [100%, data suara masuk]

  • Novriwan Jaya-Nadirsyah: 66,16%
  • Kotak Kosong: 33,84%

17. Bangka Selatan [100%, data suara masuk]

  • Riza Herdavid-Debi Vita: 84,13%
  • Kotak Kosong: 15,77%

18. Bintan [99,63%, data suara masuk]

  • Roby Kurniawan-Deby Maryanti: 68,26%
  • Kotak Kosong: 31,74%

19. Ciamis [99,62%, data suara masuk]

  • Herdiat Sunarya-Yana Diana Putra: 89,32%
  • Kotak Kosong: 10,68%

 

Baca Juga: Kalah di Pilkada Kota Semarang 2024 Versi Quick Count, Yoyok Sukawi Ucapkan Selamat untuk Agustina Wilujeng Pramestuti- Iswar Aminuddin

20. Banyumas [99,57%, data suara masuk]

  • Sadewo Tri Lastiono-Dwi Asih Lintarti: 59,43%
  • Kotak Kosong: 40,57%

21. Sukoharjo [99,77%, data suara masuk]

  • Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo: 66,76%
  • Kotak Kosong: 33,24%

22. Brebes [100%, data suara masuk]

  • Paramitha Widya Kusuma-Wurja: 59,60%
  • Kotak Kosong: 40,40%

23. Trenggalek [99,91%, data suara masuk]

  • Mukhammad Nur Arifin-Syah Mohammad Natamegara: 80,79%
  • Kotak Kosong: 19,21%

24. Ngawi [100%, data suara masuk]

  • Ony Anwar Harsono-Dwi Riyanto Jatmiko: 94,08%
  • Kotak Kosong: 5,92%

25. Gresik [99,95%, data suara masuk]

  • Fandi Akhmad Yani-dr. Asluchul Alif: 59,73%
  • Kotak Kosong: 40,27%

26. Kota Pasuruan [100%, data suara masuk]

  • Adi Wibowo-Mokhamad Nawawi: 80,59%
  • Kotak Kosong: 19,41%

Baca Juga: Saling Klaim Kemenangan, Segini Perbedaan Suara Sahrul Gunawan vs Ali Syakieb di Pilkada Kabupaten Bandung 2024 Versi Quick Count dan Real Count!

27. Kota Surabaya [98,03%, data suara masuk]

  • Eri Cahyadi-Armuji: 81,38%
  • Kotak Kosong: 18,62%

28. Bengkayang [99,02%, data suara masuk]

  • Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal: 71,09%
  • Kotak Kosong: 28,91%

29. Tanah Bumbu [99,82%, data suara masuk]

  • Andi Rudi Latif-Bahsanuddin: 91,37%
  • Kotak Kosong: 8,63%

30. Balangan [99,24%, data suara masuk]

  • Abdul Hadi-Akhmad Fauzi: 92,34%
  • Kotak Kosong: 7,66%

31. Kota Samarinda [95,26%, data suara masuk]

  • Andi Harun-Saefuddin Zuhri: 88,07%
  • Kotak Kosong: 11,93%

32. Malinau [87,64%, data suara masuk]

  • Wempi W. Mawa-Jakaria: 93,44%
  • Kotak Kosong: 6,56%

 

Baca Juga: Ridwan Kamil-Suswono Kalah di Perhitungan Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2024, Rocky Gerung: Jokowi Tekor Banyak

33. Kota Tarakan [100%, data suara masuk]

  • Khairul-Ibnu Saud: 57,48%
  • Kotak Kosong: 42,52%

34. Maros [99,34%, data suara masuk]

  • Chaidir Syam-Suhartina Bohari: 63,88%
  • Kotak Kosong: 36,12%

35. Muna Barat [98,63%, data suara masuk]

  • La Ode Darwin-Ali Basa: 84,78%
  • Kotak Kosong: 15,22%

36. Pasangkayu [97,99%, data suara masuk]

  • Yaumil Ambo Djiwa-Herny: 54,62%
  • Kotak Kosong: 45,38%

Data merupakan hasil real count KPU dengan tingkat penyelesaian suara lebih dari 90%. Pilkada resmi ditutup pada 20 Desember 2024. ***