POJOKSATU.id, JAKARTA -- Korban kabel fiber optik, Sultan Rif'at Alfatih (20), akan menjalani operasi penyambungan tenggorokan di RS Polri.

Operasi ini untuk memperbaiki jalur makan yang rusak. Operasi akan dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ayah korban, Fatih, mengatakan bahwa proses operasi itu dilakukan untuk memperbaiki tenggorokan yang rusak akibat terjerat kabel fiber optik.

"Operasi pertama untuk penyelamatan pascatrauma kecelakaan artinya rekonstruksi penyambungan tenggorokannya,” jelas ayah Sultan, Fatih, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (5/8/2023).

Baca Juga: Hengkang dari Partai, PSI Ungkap Guntur Romli Sudah Tak Aktif Lagi Usai Pencalegan 2019

“Kan di tenggorokannya mengalami remuk ya, jadi direkonstruksi, ditempelkan lagi satu-satu kayak puzzle seperti itu, kemudian juga menyambung saluran napas," katanya lagi.

Fatih menambahkan, operasi menyambungkan saluran makan Sultan baru bisa dilakukan apabila operasi pertama selesai. Sebab, saat ini Sultan mengalami masalah pada saraf untuk menelan dan pita suara.

"Sementara saluran makan untuk operasi pertama hanya ditempel saja karena kondisi anak saya tidak memungkinkan untuk dioperasi. Baru tahap kedua, operasi itu dibuka lagi, jahitannya dioperasi lagi untuk saluran makannya," ucap dia.

Baca Juga: Tabasheer Porang

Kondisi Sultan saat ini mengalami masalah serius di bagian saraf menelan. Permasalahan itu nantinya akan ditangani dokter spesialis agar Sultan bisa bicara dan makan secara normal.

"Sekarang problemnya ke arah saraf-saraf, menelan dan fungsi untuk berbicara karena pita suara itu ada namanya kelumpuhan dari dua sisinya. Makanya ini dokter harus mencari cara bagaimana mereaktifkan lagi di pita suaranya," sambung Fatih.

Seperti diketahui, sudah tujuh bulan Sultan mengalami gangguan tenggorokan akibat terjerat kabel fiber optik melintang di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada 5 Januari 2023. Saat itu, ia tengah berkendara bersama teman-teman SMA-nya dan sekira pukul 22.00 WIB, mengalami kecelakaan.

Kabel fiber optik itu mulanya tersangkut di truk, kemudian menyangkut dan tertarik mobil. Pantulan kabel itu lalu mengenai leher Sultan.

Akibatnya, tulang tenggorokan putus dan saluran makanan Sultan mengalami kerusakan. Atas insiden itu, Sultan tidak bisa bicara serta tidak bisa makan dan minum secara normal.***