POJOKSATU.id, JAKARTA — Beberapa kantor pos di kawasan Jakarta Timur hingga kini belum mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Keterlambatan ini disebabkan belum adanya arahan resmi dari pemerintah pusat, meski sebelumnya pemerintah telah menyampaikan bahwa pencairan bantuan dijadwalkan dimulai pada 20 Oktober 2025.
Petugas Kantor Pos Jatinegara, Luki, mengatakan bahwa hingga 20 Oktober 2025, pihaknya belum menerima petunjuk atau informasi apa pun terkait pelaksanaan penyaluran BLT tersebut.
Baca Juga: Hingga 24 Oktober, PT Dahana Buka Lowongan Staf dan Operator, Terbuka untuk Lulusan S1 dan SMA
“Belum ada kabar, belum ada instruksi juga soal itu. Biasanya kalau sudah ada instruksi, penerima (BLT) akan dapat pesan di WhatsApp atau pemberitahuan dari Pos Indonesia,” ujar Luki saat ditemui, Selasa (21/10).
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan bantuan sebelumnya informasi biasanya sudah disampaikan jauh hari sebelum jadwal pencairan.
“Kalau memang mau disalurkan, biasanya sebulan sebelumnya sudah ada pemberitahuan. Tapi untuk sekarang belum ada kabar apa pun soal penyaluran bantuan,” jelasnya.
Menurut Luki, kegiatan di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, sejauh ini berjalan normal.
Belum terlihat antrean penerima BLT, hanya masyarakat yang datang untuk keperluan rutin seperti membayar tagihan listrik, telepon, atau layanan administrasi lainnya.
Baca Juga: Selama 5 Bulan Terakhir Timothy Anugerah Ternyata Tinggal Bersama Ibu di Bali, Ayah di Bandung
“Kami masih menunggu data penerima dari pemerintah pusat. Tadi pagi cuma ada satu orang yang sempat menanyakan soal BLT,” ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Indri, petugas Kantor Pos Kramat Jati. Ia mengatakan bahwa pihaknya belum memperoleh petunjuk dari pusat terkait waktu penyaluran bantuan.
“Belum tahu juga, belum ada instruksi apa pun dari pusat,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah meluncurkan program BLT Kesra di Kantor Pos Indonesia Cabang Cikini, Jakarta, pada 17 Oktober 2025.
Dalam keterangannya, Airlangga menjelaskan bahwa bantuan akan diberikan selama periode Oktober hingga Desember 2025 sebesar Rp300.000 per bulan atau total Rp900.000 untuk setiap penerima manfaat.
Program BLT Kesra merupakan tambahan dari Kartu Sembako Reguler dan berbeda dengan BLT reguler Kementerian Sosial (Kemensos) yang setiap bulan disalurkan kepada 20,88 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
“Program BLT Kesejahteraan Rakyat ini merupakan pelengkap dari Kartu Sembako Reguler yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto.***




