POJOKSATU.id - Tetangga Waliyin di Magelang buka-bukaan terkait sosok pelaku mutilasi mahasiswa UMY Redho Tri Agustian itu.

Di media sosial, foto-foto Waliyin pelaku mutilasi Sleman itu pun sudah beradar luas.

Diketahui, berdasarkan KTP, Waliyin tercatat sebagai warga Dusun Gatak, Desa Sukumulyo, Kecamatan Kajoran, Magelang.

Baca Juga: Tiba-tiba PN Tangsel Bantah Budyanto Djauhari Pelaku KDRT Viral Pengedar Ribuan Ekstasi

Pria berusia 29 tahun itu ditankap Ditreskrimum Polda DIJ di Bogor, saat melarikan diri.

Di media sosial Twitter, sejumlah pemilik akun mengaku mengenal Waliyin.

"Bener kui tanggaku (Benar, itu tetangga saya)," cuit salah seorang pemilik akun Twitter mengomentasi sebuah unggahan, dikutip Senin, 17 Juli 2023.

 

Sosok yang Misterius

Sementara, dikutip dari berbagai sumber, Kepala Desa Sukomulyo, Ahmad Riyadi, mengakui bahwa Waliyin adalah salah seorang warganya.

Baca Juga: Bertahan di Inggris, Lolly Putri Nikita Mirzani Lanjut Kuliah Dibiayai Antonio Dedola dan Kerja Paruh Waktu

Akan tetapi, sepengetahuannya, pelaku mutilasi Redho Tri Agustian itu jarang pulang ke rumahnya di Sukomulyo.

Yang hanya diketahui warga dan para tetangga, Waliyin merantau dan bekerja di luar kota.

Dan pekerjaan yang dilakoni disebutkan bekerja di sebuah restoran.

Baca Juga: Berupaya Cegah Tindak Kriminal, Bobby Nasution Instruksikan Jajaran Data Warga Usia Produktif di Kota Medan

Hanya saja tidak diketahui jelas dimana tepatnya restoran tempat ia bekerja selama ini.

Selain warga dan tetangga, Ahmad Riyadi juga mengaku tidak banyak mengetahui sosok dan karakter pria tersebut.

“Orangtuanya ada di Dusun Gatak, Sukomulyo. Tapi kalau anaknya jarang pulang. Merantau selama beberapa tahun,” ungkap dia.

 

Misterius juga di Sleman

Waliyin diketahui menempati sebuah tempat kos di Dusun Krapyak RT 04, Kecamatan Triharjo, Sleman.

Baca Juga: Fakta Baru Budyanto Djauhari Suami KDRT Tangsel Ternyata Baru Sebulan Ngontrak, Warga Ditantang Semua

Ketua RT setempat, Ngajito mengungkap, berdasarkan informasi dan sepengetahuan para tetangga, Waliyin selama ini diketahui merupakan seorang karyawan.

Berdasarkan keterangan pemilik tempat kos tersebut, pelaku mutilasi Sleman itu sudah tinggal sejak sekitar setahun lalu.

Akan tetapi, sejak nge-kos hingga ditangkap kemarin, Waliyin sama sekali belum pernah melapor atau menyerahkan identitasnya.

Baca Juga: Bobby Nasution Meminta Penegak Hukum Bertanggungjawab Terhadap Keamanan Kota Medan dari Tindakan Kriminal

Hal itu membuat Ngatijo mengaku tidak banyak tahu soal sosok Waliyin.

"Dia (Waliyin) tidak laporan saya. Jadi, tidak tahu dan tidak punya data," ungkap Ngatijo kepada wartawan, Minggu 16 Juli 2023.

Disebutkan bahwa pria tersebut bekerja di sebuah restoran di Kaliurang.

Baca Juga: Soal Enji Ngaku Rindu Bilqis, Ayu Ting Ting : Jangan Sampai Saya Korek Luka Lama Lagi

Waliyin juga disebut sangat jarang dilihat atau bertemu dengan warga serta tetangga.

Apalagi sosok Waliyin juga disebut warga dan para tetangga cukup tertutup.

"Kesibukannya kerja (karyawan) di kuliner (restoran). Berangkat pagi, pulang malam," bebernya.

Baca Juga: 6 Tips Pakai Parfum yang Wajib Diikuti Semua Pria Agar Wangi Seharian

Bahkan sampai selama hampir setahun ini, Ngatijo mengaku sama sekali tidak pernah melihat atau bertemu langsung dengan Waliyin.

Meski begitu, warga dan para tetangga mengaku sama sekali tidak pernah mendapati hal yang mencurigakan selama Waliyin tinggal di kos tersebut.

Aktivitas pelaku mutilasi Sleman itu selama di dalam kamar kos-nya juga sama sekali tidak ada mencurigakan.

Baca Juga: ABK yang Hilang Seminggu di Perairan Selat Malaka Ditemukan Meninggal Dunia oleh Basarnas Medan

Selama ini, tetangga dan warga setempat juga sama sekali tidak pernah mendengar suara atau kegaduhan dari dalam kos Waliyin pelaku mutilasi Redho Tri Agustian itu.***