POJOKSATU.id – Rekam jejak Habiburokhman kembali mencuri perhatian publik setelah Ketua Komisi III DPR RI itu tampil garang dalam rapat bersama Polres dan Kejari Sleman terkait kasus Hogi Minaya.

Sikap tegasnya bukan tanpa alasan. Tokoh Gerindra itu dikenal memiliki latar panjang sebagai pengacara rakyat yang kerap membela masyarakat kecil dalam kasus-kasus hukum yang timpang.

Dikutip Pojoksatu.id dari CNN Indonesia, Habiburokhman menyoroti dugaan adanya permintaan uang kerahiman kepada Hogi Minaya korban penjambretan yang justru ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: ASN Terdampak Banjir Boleh WFH! Berlaku untuk PNS dan PPPK, Tapi Ada Kriterianya

Ia menyebut praktik itu tak masuk akal dan bertentangan dengan rasa keadilan.

Teguran kerasnya di ruang rapat DPR membuat publik menilai bahwa gaya advokasinya sejak era aktivis masih terus melekat hingga kini.

Dalam laporan Suara Merdeka, rekam jejak Habiburokhman sebagai pembela warga sudah tampak sejak awal kariernya.

Baca Juga: TPG Guru Januari 2026 Cair Bertahap, Ini Penjelasan Validasi SKTP dan Potongan Dana

Ia mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR) pada 2005, sebuah lembaga bantuan hukum yang fokus mendampingi warga yang mengalami ketidakadilan struktural.

Latar belakang ini turut membentuk sikap politiknya yang vokal dalam mengkritik aparat penegak hukum.

Sementara itu, menurut Fraksi Gerindra, perjalanan Habiburokhman menuju Senayan bukanlah proses instan.

Baca Juga: Anggaran 2025 Dipakai di 2024, Proyek Lumbung Pangan Prabowo Disorot, Ini Daftar Kerugiannya

Ia meniti karier sebagai aktivis mahasiswa, advokat, hingga kemudian dipercaya menempati jabatan politik strategis.

Kini sebagai Ketua Komisi III, posisinya berada tepat di titik pengawasan terhadap institusi penegak hukum wilayah yang sejak lama ia kritik dan advokasi.

Transformasi itulah yang membuat publik memberi sorotan besar.

Dari sosok yang dulu berdiri di depan barisan rakyat kecil, kini ia berada di kursi yang memungkinkan dirinya menggertak aparat yang dinilai tak memenuhi rasa keadilan.

Dan di tengah ramainya kasus Hogi Minaya, nama Habiburokhman kembali mencuat sebagai tokoh yang konsisten membawa roh pembelaan rakyat ke ruang kekuasaan.***