POJOKSATU.id - PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PLN menyiapkan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 titik strategis di seluruh Indonesia.

Keberadaan SPKLU tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik saat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.

Baca Juga: PSSI Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah AFF U19 Tahun 2026, Tiga Stadion Ini Diusulkan jadi Venue Pertandingan

Executive Vice President (EVP) Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal mengatakan, PLN berkomitmen penuh dalam mendukung penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Selain itu, PLN juga berupaya memastikan pengalaman perjalanan mudik yang aman, nyaman, serta lancar bagi para pengguna kendaraan listrik.

“Kami memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di seluruh jalur mudik utama. PLN telah menyiapkan ribuan SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran,” katanya, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Viral Ahmad Khoznuddin Sebut Itu Pengkhianatan Perjuangan

Jumlah Pemudik Kendaraan Listrik Diprediksi Meningkat
PLN memprediksi jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik pada Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 23 ribu kendaraan.

Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan, yakni sekitar 1,6 kali lipat dibandingkan dengan periode mudik pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang dan mulai menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, termasuk saat momentum mudik Lebaran.

Baca Juga: Batas Verifikasi Rekening Insentif Guru PAI 2026 Ditetapkan, Guru Diminta Segera Login SIAGA Agar Data Tidak Ditolak Sistem

Melihat tren tersebut, PLN terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur SPKLU, penyediaan layanan digital, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

“Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang kami siapkan, PLN berharap masyarakat dapat merasakan pengalaman mudik dengan kendaraan listrik yang aman, nyaman, dan bebas hambatan,” lanjut Nayusrizal.

SPKLU Disiagakan di Jalur Mudik Sumatera–Jawa–Bali
Secara khusus, PLN menyiagakan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik pada jalur mudik utama Sumatera, Jawa, hingga Bali.

Baca Juga: Satu Detik yang Bisa Menyelamatkan di Persimpangan

Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode mudik tahun sebelumnya.

Dengan adanya penambahan infrastruktur ini, rata-rata jarak antar SPKLU di sepanjang jalur mudik kini hanya sekitar 22 kilometer.

Hal ini membuat pengguna kendaraan listrik dapat lebih mudah menemukan fasilitas pengisian daya selama perjalanan.

Untuk memastikan layanan berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, PLN juga menyiagakan lebih dari 5.000 personel yang akan bertugas selama 24 jam dengan sistem shift.

Baca Juga: Pendaftaran O2SN 2026 Dibuka 13 Maret, Ini Daftar Cabang Olahraga dan Syarat Lengkap Peserta untuk SD, SMP, hingga SMA

Para petugas tersebut akan memastikan seluruh infrastruktur SPKLU berfungsi dengan baik dan siap digunakan kapan saja oleh masyarakat.

SPKLU Mobile Disiagakan di Exit Tol
Selain menghadirkan SPKLU statis, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang ditempatkan di berbagai exit tol strategis.

Unit ini bersifat borderless, sehingga dapat bergerak lintas kota maupun provinsi untuk membantu kendaraan listrik yang mengalami kendala atau kehabisan daya di tengah perjalanan.

Kehadiran SPKLU Mobile ini menjadi solusi tambahan untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Baca Juga: Pendaftaran O2SN 2026 Dibuka 13 Maret, Ini Daftar Cabang Olahraga dan Syarat Lengkap Peserta untuk SD, SMP, hingga SMA

Apabila kendaraan mengalami masalah pengisian daya atau kehabisan baterai di tengah perjalanan, unit mobile tersebut dapat segera dikerahkan untuk memberikan bantuan.

Penambahan SPKLU Berkapasitas Tinggi
Untuk menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026, PLN juga melakukan penambahan 149 unit SPKLU baru berkapasitas tinggi.

SPKLU tersebut memiliki kapasitas pengisian daya sebesar 180 hingga 200 kW, sehingga dapat mempercepat proses pengisian baterai kendaraan listrik.

Sebanyak 54 unit SPKLU berkapasitas tinggi tersebut telah terpasang sejak Desember 2025.

Sementara itu, sisanya akan dipasang secara bertahap hingga menjelang periode mudik Lebaran.

Baca Juga: Jadi Tertuduh usai Ramai Kasus Dugaan Pelecehan Pendakwah Inisial SAM, Ustaz Solmed : Nama Saya Saleh Mahmud Munawir, SMM Bukan SAM

Penguatan infrastruktur juga dilakukan di sejumlah koridor perjalanan penting di Indonesia.

Beberapa di antaranya meliputi jalur selatan Jawa, jalur penghubung utara–selatan Pulau Jawa, Tol Medan–Binjai, serta Tol Medan–Pematang Siantar.

Dengan adanya penambahan fasilitas ini, proses pengisian daya kendaraan listrik diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus mengurangi potensi antrean di titik-titik yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

SPKLU Center untuk Pengisian Daya Berkapasitas Besar
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik, PLN juga mengembangkan konsep SPKLU Center.

Baca Juga: Jangan Nekat Berangkat! Ini 7 Tips Mudik Lebaran agar Perjalanan Aman dan Tidak Melelahkan

SPKLU Center merupakan pusat pengisian daya kendaraan listrik dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan SPKLU biasa.

Saat ini telah beroperasi sebanyak 19 SPKLU Center di berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 lokasi berada di rest area jalan tol, sedangkan 11 lokasi lainnya berada di area non-rest area.

Dengan adanya SPKLU Center ini, jarak antar pusat pengisian daya kendaraan listrik dapat dipadatkan dari sekitar 300 kilometer menjadi hanya sekitar 150 hingga 200 kilometer.

Baca Juga: Viral Truk Sampah Melintas di 'Lembah Sampah' TPA Tangerang, Gunungan Sampah Setinggi Tebing Bikin Netizen Merinding

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Fitur Digital PLN Mobile untuk Pemudik EV
PLN juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi PLN Mobile guna memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur yang dirancang khusus untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik.

Pertama, fitur Trip Planner yang memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi lokasi SPKLU sesuai dengan rute perjalanan yang dipilih.

Baca Juga: Tunik Lebaran Jadi Tren Modest Wear 2026, Ini Cara Memilih Agar Tampil Elegan dan Nyaman

Kedua, fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real-time sehingga dapat memperkirakan waktu pengisian daya dengan lebih akurat.

Selain itu, PLN juga menyediakan hotline layanan khusus selama 24 jam yang dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile maupun melalui WhatsApp di nomor 08777-11-12-123.

Daftar SPKLU di Jalur Utama Mudik Lebaran 2026
Dukungan terhadap operasional kendaraan listrik selama mudik semakin diperkuat dengan keberadaan SPKLU di berbagai titik strategis jalur mudik nasional.

Baca Juga: Kakak di Garut Diduga Tusuk Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Masih Dalami Motif

Berikut ini beberapa lokasi SPKLU yang tersedia di jalur utama perjalanan mudik Lebaran 2026.

Menuju Timur Jakarta
Tol Jakarta–Cikampek

- SPKLU Rest Area KM 19 A
- SPKLU Rest Area KM 39 A
- SPKLU Rest Area KM 57 A

Jalur Utara
Tol Cipali – Tol Semarang

- SPKLU Rest Area KM 86 A

- SPKLU Rest Area KM 102 A

- SPKLU Rest Area KM 130 A

- SPKLU Rest Area KM 166 A

- SPKLU Rest Area KM 207 A

- SPKLU Rest Area KM 228 A

- SPKLU Rest Area KM 252 A

- SPKLU Rest Area KM 275 A

Baca Juga: Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Kuota Haji, Begini Perjalanan Kasusnya

- SPKLU Rest Area KM 287 A

- SPKLU Rest Area KM 338 A UFC

- SPKLU Rest Area KM 379 A

- SPKLU Rest Area KM 391 A

Arah Bandung – Yogyakarta (Jalur Selatan)
Tol Purbaleunyi

- SPKLU Rest Area KM 88 A
- SPKLU Rest Area KM 97 A

Baca Juga: Dandim Karawang dan Bupati Aep Cek SPBU, Pastikan BBM Aman untuk Arus Mudik

Jalan Nasional
- SPKLU PLN Posko Nagreg

- SPKLU Ciaro Nagreg

- SPKLU KP Limbangan, Garut

- SPKLU KP Malangbong, Garut

- SPKLU PLN ULP Rajapolah, Tasikmalaya

- SPKLU PLN ULP Ciamis

- SPKLU PLN ULP Banjar

Baca Juga: Masjid Raya Singkawang, Masjid Tertua di Kalimantan Barat yang Berdampingan dengan Kelenteng

- SPKLU PLN ULP Majenang, Cilacap

- SPKLU PLN ULP Gombong, Kebumen

- SPKLU PLN ULP Kutoarjo, Purworejo

- SPKLU PLN ULP Wates, Kulon Progo

Menuju Barat Jakarta
Tol Tangerang – Merak

- SPKLU Rest Area KM 43
- SPKLU Rest Area KM 68

Baca Juga: Perumda Tirta Patriot Gandeng Kejari Kota Bekasi untuk Pendampingan Hukum

Pelabuhan Merak
- SPKLU Pelabuhan Merak

Daftar lokasi SPKLU yang lebih lengkap dapat diakses melalui laman https://petaspkul.id.

Dengan berbagai kesiapan infrastruktur, layanan digital, serta dukungan petugas yang disiagakan selama 24 jam, PLN berharap perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik dapat berlangsung lebih nyaman dan bebas hambatan. ***