POJOKSATU.id, Jakarta – Ada yang menarik diperhelatan politik tanah air, pemilihan pimpinan partai politik diberbagai daerah bisa Sukses tanpa Ekses yang diselenggarakan oleh Partai Keadailan Sejahtera (PKS).

Tidak bisa dipungkiri PKS merupakan salah satu partai politik yang sukses membina kaderisasi, karena memiliki Sumber daya manusia (SDM) berkualitas dari pusat hingga ke pelosok daerah yang mengedepankan intelektualitas.

Sudah seyogyanya, partai politik seharusnya tempat berkumpulnya para intelektual, karena partai politik merupakan sarana untuk perang pemikiran (Ghazwul Fikri) untuk kesejahteraan seluruh rakyat indonesia.

Hal itulah yang diterapkan PKS dengan melakukan Kaderisasi secara masif dan terstruktur, dibarengi dengan kader-kader yang memiliki intelektual mumpuni.

Sehingga, saat pemilihan ketua-ketua PKS di daerah diseluruh Indonesia berjalan dengan lancar Sukses tanpa Ekses, karena intelektualitas kader-kadernya sudah teruji.

Pojoksatu.id berusaha mencari informasi bagaimana Musyawarah Daerah (Musda) PKS, bisa dilaksanakan dengan sukses tanpa ekses, apalagi pakai intrik-intrik politik untuk melegalkan dan melanggengkan kekuasaan pimpinan PKS di daerah.

Pertama, tanggungjawab besar diberikan kepada panitia untuk menyelenggarakan Musda di daerah masing-masing. Sehingga terpilih Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD).

Kemudian ada Unit Pembinaan Anggota (UPA) untuk menjaring semua aspirasi dari kelompok pelopor yang mengusulkan nama-nama untuk duduk di DPTD.

“Proses pemilihannya cukup panjang karena diseleksi secara ketat untuk mendapatkan kader-kader berkualitas dengan sumberdaya manusia yang mumpuni karena akan memimpin PKS di daerah,” kata salah satu sumber di internal PKS, kepada pojoksatu.id, Sabtu (06/09).

Semua dilakukan secara Demokratis, karena dijaring dari bawah terus berjengjang hingga keatas. Sehingga, para kader sudah bisa memastikan track and record setiap calon pimpinan PKS di daerah.

“Seluruh proses dari mulai penjaringan calon, pemilihan hingga proses penetapan DPTD dilakukan secara Demojratis, Partisipatif, Transparan dan Akuntabel,” tambahnya.

Para pengurus PKS dari berbagai tingkatan di daerah, merupakan ujung tombak perjuangan partai sehingga kekokohan, soliditas, militansi dan kerja sama sangat diperlukan demi untuk kesejahteraan rakyat.

Selain itu, untuk para DPTD juga bisa bersinergi dengan para pimpinan daerah masing-masing, untuk saling berkolaborasi demi kepentingan rakyat.

“Dengan sumber daya manusia ( SDM ) para kader yang memiliki intelektualitas mumpuni, sehingga terciptanya pemilhan para pimpinan PKS di Daerah Sukses tanpa Ekses,” tutup sumber pengurus PKS.***