POJOKSATU.id - Mulai tahun 2025, sistem pembayaran jalan tol di Indonesia akan mengalami perubahan signifikan.
Kartu plastik e toll yang selama ini digunakan untuk transaksi di gerbang tol akan digantikan dengan sistem baru yang lebih canggih.
Sistem baru yang akan diterapkan adalah Multi Lane Free Flow (MLFF), sebuah teknologi nirsentuh yang memungkinkan kendaraan melaju tanpa perlu berhenti atau menyentuh alat pembayaran di gerbang tol.
PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), yang ditunjuk sebagai penggarap proyek, memastikan bahwa teknologi MLFF sudah siap untuk diterapkan mulai kuartal pertama 2025, jika pemerintah memutuskan untuk meluncurkannya.
Baca Juga: Tahun 2024, Sistem Tapping e-Toll Dihapus Diganti MLFF
Direktur Utama RITS, Attila Keszeg, menjelaskan bahwa teknologi yang dikembangkan sudah siap digunakan.
"Kami siap, teknologi kami siap. Kami menunggu untuk siap berkolaborasi karena tidak ada teknologi yang dapat diterapkan sendiri," ungkapnya.
Attila juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam ekosistem MLFF, seperti Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), perbankan, hingga Bank Indonesia (BI).
"Kami menargetkan MLFF bisa digunakan pada kuartal I 2025," tambahnya.
Baca Juga: Mengenal MLFF Pengganti E-Toll, Bayar Tol Tanpa Berhenti dan Antre Panjang
Direktur RITS lainnya, Renaldi Utomo Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa proyek MLFF ini merupakan hasil kerja sama bilateral antara Indonesia dan Hungaria yang dimulai sejak Maret 2021.
Setelah tiga tahun bekerja sama, RITS terus melakukan perbaikan dan kolaborasi dengan mitra tol. Mereka juga telah menerima arahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menerapkan sistem MLFF secara bertahap, dimulai dengan palang tol pada tahap awal.
"Untuk penerapan sistem MLFF, tol yang tanpa gerbang tidak bisa serta-merta dibuka dalam satu atau dua tahun. Ini memerlukan proses transisi," ujar Renaldi.
Proyek ini merupakan investasi langsung asing dari Hungaria senilai 300 juta dolar AS yang dibiayai oleh dana publik Hungaria. RITS terpilih sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) MLFF setelah memenangkan tender yang diumumkan pada 27 Januari 2021.
Penerapan MLFF sebelumnya mengalami penundaan, yang seharusnya dimulai pada Juni 2023.
Dengan adanya sistem MLFF, pengguna jalan tol di Indonesia akan semakin dimudahkan dalam bertransaksi, tanpa perlu berhenti atau mengeluarkan kartu e-toll, menjadikan perjalanan lebih cepat dan efisien. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




