POJOKSATU.id,--Pelaku mutilasi kepada pegawai ayam geprek di Bekasi, Abdul Hamid, ternyata rekan korban sendiri di lokasi usaha ayam geprek itu.
Belum jelas motif kedua pelaku inisial S dan DS alias ANS menghabisi rekannya sendiri. Keduanya diduga sakit hati kepada korban.
Antara kedua pelaku dan korban selama ini sudah saling mengenal dan bekerja bersama di ayam geprek tersebut.
Betapa kagetnya Elen saat membuka freezer penyimpanan daging ayam dan menemukan jasad pegawainya membeku di sana.
Baca Juga: Serangan AS Israel Tewaskan Ali Tangsiri Komandan Angkatan Laut Iran, Pencetus Blokade Selat Hormuz
Tragedi berdarah ini pertama kali terendus oleh pemilik usaha, Elen Saputra, yang baru saja kembali dari mudik ke Cilacap.
Korban diidentifikasi bernama Abdul Hamid, seorang penjaga kios yang memang tidak pulang kampung karena sebatang kara.
Selain melakukan pembunuhan sadis, para pelaku diduga juga menggasak harta benda milik korban. Dua unit sepeda motor Honda Beat dan Vario serta uang tunai Rp500 ribu dilaporkan raib.
Sebelumnya, jasad Abdul Hamid lebih dulu ditemukan di dalam freezer kios ayam geprek yang berlokasi di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Anggota TNI Tewas di Lebanon Kena Proyektil, Sekjen PBB Tak Jelas, Hanya Keluarkan Kecaman
Saat ditemukan, kondisi jasad tidak utuh karena bagian tangan dan kaki hilang.
"(Ditemukan) Di daerah Cariu, Bogor. Benar (potongan tubuh korban ditemukan semua)," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim.
Kasus mutilasi ini sempat menghebohkan warga Bekasi. Penemuan jasad bermula saat pemilik kios kembali dari mudik di Cilacap pada Sabtu (28/3) dan mencium bau menyengat dari dalam freezer.
Setelah diperiksa, jasad Abdul Hamid yang diketahui bekerja sebagai petugas keamanan ditemukan di dalam freezer, tersimpan di antara tumpukan daging beku tanpa bagian tangan dan kaki.
Aparat kepolisian kemudian bergerak cepat mengungkap kasus tersebut.
Dua orang pelaku berinisial S dan DS alias ANS berhasil diamankan.
Keduanya diketahui merupakan rekan kerja korban di kios ayam geprek tersebut.
Abdul Rahim juga menyatakan, seluruh potongan tubuh korban kini telah berhasil ditemukan.***




