POJOKSATU.id - Peristiwa oknum Paspampres culik warga Aceh di Ciputat, Tangerang Selatan, sepertinya sangat membekas dan membuat warga sekitar trauma.

Pasalnya, korban bukan hanya diculik dari tempat usahanya, tapi juga kemudian mendapatkan penyiksaan.

Akibat penyiksaan itu, korban yang diketahui berinisial IM (25) sampai meninggal dunia.

Baca Juga: Selena Gomez Rilis Lagu Terbaru 'Single Soon', Justin Bieber Justru Posting Begini di Instagramnya

Bahkan video korban disiksa di dalam mobil pun beredar luas dan viral di media sosial.

Saat ini, oknum Paspampres terduga pelaku penculikan dan penyiksaan warga Aceh bernama Praka RM sudah ditangkap.

Praka RM juga sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Kalah dari Unggulan Pertama di Final, Prifad Gagal Jadi Juara Dunia BWF 2023

Meski demikian, publik masih tak puas dan menuntut kasus oknum Paspampres sikwa warga Aceh itu diusut tuntas.

Apalagi beredar kabar bahwa pelaku diduga kuat bukan saja Praka RM.

Melainkan ada 4 oknum Paspampres lainnya yang ikut terlibat dan beberapa di antaranya masih dalam pengejaran.

Baca Juga: Unggah Foto Bersama Sang Putra dan Calon Suami Barunya, Larissa Chou Banjir Dukungan dan Doa

Peristiwa penculikan yang terjadi pada 12 Agustus 2023 di Ciputat itu pun sampai saat ini masih misteri.

Pasalnya juga belum diketahui jelas apa pangkal permasalahan yang mendasari penculikan dan penyiksaan tersebut.

Pojoksatu.id mendatangi tempat kejadian perkara kasus ini, yakni di sebuah kios toko kosmetik dan obat di Jalan Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel.

Menurut penuturan seorang saksi yang enggan dibeberkan identitasnya, kejadian itu berlangsung cepat.

Baca Juga: Tantang Debat Kapolri Soal Hukum, Kate Victoria Lim Didukung Ribuan Netizen

Saksi tersebut mengaku sangat mengenal korban karena memang sering bermain dengan cucunya.

"Kejadiannya (penculikan) jam 5 sore. Saya kenal orangnya, baik banget. Rajin sholat terus sama cucu aja baik banget sering dijajanin," kata saksi ditemui di TKP, Minggu 27 Agustus 2023 malam.

Saksi tersebut juga menyebut bahwa IM dijemput oleh seseorang yang berbadan tinggi tegap.

Baca Juga: Video Tertawakan Upacara HUT Kemerdekaan RI Viral, Mayang Adik Almarhumah Vanessa Angel Dipolisikan

Korban kemudian langsung ditangkap dan diborgol lalu digiring masuk ke dalam mobil yang menepi di Jalan Raya Ir. H. Juanda Ciputat.

Momen itu juga dilihat langsung oleh sejumlah warga.

Akan tetapi pelaku saat itu mengaku bahwa dirinya seorang polisi untuk menakuti warga sekitar.

Baca Juga: Wanita Kaos Hitam Nekat Terobos Keamanan Saat Jokowi di Medan Sampai Lempar Sandal, Ini Teriakan Histerisnya

"(Korban) duma sendiri. Biasa, dibawa diborgol belakang badan. Polisi, orang dia bilang polisi. 'Saya polisi' gitu. Badannya tinggi (rambut) cepak," bebernya.

Seperti diketahui, penculikan IM terjadi pada 12 Agustus 2023.

Keluarga korban yang tidak mengetahui keberadaan korban lantas membuat laporan polisi orang hilang di Polda Metro Jaya pada 14 Agustus 2023.

Laporan itu teregister STTLP/B/4776/VIII/2023/SPKT.

Baca Juga: Baliho Capres Cawapres Prabowo-Gibran Akhirnya Muncul di Labuan Bajo, Ini Kata Petinggi Gerindra

Namun, IM kemudian Masykur dikabarkan telah tewas dan diserahkan kepada sepupunya yang bernama Said Syahrizal.

Proses penyerahan jenazah dilakukan di RSPAD Gatot Subroto pada 24 Agustus 2023.

Almarhum IM kemudian dimakamkan di kampung halamannya, di Bireuen, Aceh, pada Sabtu, 26 Agustus 2023.***