POJOKSATU.id - Rapat kerja Komisi III DPR mendadak riuh ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka laporan pemulihan aset negara sepanjang tahun 2025.

Angkanya bukan main Rp1,531 triliun berhasil kembali masuk ke kas negara.

Penyampaian itu sontak membuat sejumlah anggota dewan meminta penjelasan lebih jauh mengenai sumber dan rincian aset yang berhasil dipulihkan.

Baca Juga: Komisi X DPR RI Apresiasi Kinerja BRIN: Beri Semangat Baru

Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari rangkaian penindakan, penyidikan, hingga pengelolaan barang sitaan yang dilakukan sepanjang tahun.

"KPK terus berupaya meningkatkan pengembalian aset ke kas negara dan nilai aset yang telah KPK kembalikan kepada negara mencapai Rp 1,531 triliun,"

Kata Setyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, dikutip pojoksatu.id dari liputan6 28/1/2026.

Baca Juga: Fakta Terabaru, Rapel Gaji Pensiunan Dipredikasi Cair 30 Januari 2026, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Setyo menegaskan bahwa peningkatan metode pelacakan aset menjadi kunci keberhasilan tahun ini.

“Dengan meningkatkan asset tracing (penelusuran aset), uang pengganti, dan pengembalian barang sitaan dan rampasan agar terjaga nilai ekonomisnya,” ungkapnya, dikutip pojoksatu.id dari metrotvnews 28/1/2026.

Tak hanya uang tunai, sejumlah barang rampasan bernilai besar juga diserahkan sebagai hibah kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Komisi X DPR RI Apresiasi Kinerja BRIN: Beri Semangat Baru

"Nilainya sebesar Rp 138 miliar dihibahkan kepada beberapa K/L dan pemda, antara lain ada ke MA, Kejagung, LPSK, Pemprov Aceh, Pemkab Pasuruan, Pemkot Surabaya," jelas Setyo.

Pengembalian aset dalam jumlah jumbo ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa KPK masih mampu menunjukkan taringnya di tengah sorotan publik terhadap kinerja lembaga tersebut.

Selain menjadi kontribusi nyata bagi penerimaan negara, capaian ini menunjukkan bahwa penindakan korupsi tidak berhenti pada penjara pelaku.

Tetapi juga memulihkan kerugian negara secara nyata.

Publik kini menanti langkah lanjutan KPK, apakah capaian tahun 2026 akan melampaui rekor tahun sebelumnya.

Baca Juga: 8 Olahraga yang Lagi Viral untuk Gen Z dan Milenial di 2026

Atau justru menghadapi tantangan baru di tengah dinamika penegakan hukum.***