POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp2,9 miliar tahun 2023 ini untuk rehabilitasi rumah dinas Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Pj Gubernur DKI ini merupakan orang dekat Presiden Jokowi. Sebelumnya, Heru merupakan Kepala Sekreteriat Presiden (Kasetpres).

Namun Heru sudah lama mengenal Jokowi sejak mantan Walikota Solo itu masuk ke DKI Jakarta sebagai Gubernur pada tahun 2012 lalu.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo menilai rehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta itu merupakan hal lumrah.

"Rumah Dinas Gubernur merupakan Bangunan Cagar Budaya, Sejak 1916, digunakan sebagai Rumah Dinas Wali Kota Batavia dan pada 1949 dimanfaatkan sebagai rumah dinas milik Pemprov DKI Jakarta yang mana perawatan dan pemeliharaannya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta," ujar Dwi Rio saat dihubungi, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga :

Kedekatan Anies Baswedan dengan Kiyai Said Aqil Siradj, Keduanya Juga Saling Memuji

Perawatan rumah dinas juga dinilai sebagai bagian tak terpisahkan dari ruang aktivitas gubernur. Terlebih, katanya, rumah tersebut kata Dwi Rio masuk sebagai cagar budaya.

"Seyogyannya kebutuhan pemeliharaan dan perawatan mengiringi kondisi penggunaan rutin rumah dinas tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari ruang aktivitas kedinasan Gubernur,” jelasnya.

“Jadi intisarinya ini hal yang biasa saja dan bersifat lumrah. Sekaligus sebagai upaya menjaga aset cagar budaya yang sudah menjadi kewajiban Pemprov DKI Jakarta," tuturnya dilansir detikcom.

Dia juga mengatakan anggaran rehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI juga pernah dianggarkan sejak 2015. Namun, katanya, terdapat perubahan sehingga baru dianggarkan lagi sekarang.

"Anggaran untuk merehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta tak hanya dialokasikan saat Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta diisi oleh Heru Budi Hartono saja, rehabilitasi rumah dinas gubernur juga dianggarkan saat Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta," kata Rio.

Dikatakan, proses perencanaan dan penganggaran renovasi rumah dinas itu sudah dimulai pada tahun 2015.

Sementara dalam APBD 2017 dianggarkan dengan nilai Rp2,9 miliar, meskipun dalam pelaksanaannya seringkali terjadi perubahan realisasi di bawah angka pagu sebelumnya.

Menurutnya, hal itu lumrah terjadi dalam setiap realisasi seluruh pelaksanaan proyek pembangunan lainnya.

Heru Budi Orang Dekat Jokowi


Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono ditetapkan sebagai penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo.

Heru ditetapkan menjadi penjabat untuk mengisi kursi Gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan oleh Anies Baswedan. Heru resmi dilantik menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta pada 17 Oktober 2022 lalu.

Tahun 2013, Heru sempat menjabat sebagai Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov DKI Jakarta.

Jabatan itulah yang akhirnya mendekatkan Heru dengan Presiden Joko Widodo yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Karier Heru kian moncer. Tahun 2014, dia ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi Wali Kota Jakarta Utara. Namun, jabatan itu hanya Heru emban selama setahun.

Tahun 2015, dia kembali ke Pemprov DKI dan menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

Medio Juli 2017, Heru Budi Hartono ditunjuk sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Dia kembali bekerja di bawah Jokowi, namun kali ini dalam naungan atap Istana.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp2,9 miliar untuk program rehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta. Paket pengadaan menggunakan APBD DKI Jakarta 2023.(ikror/pojoksatu)