POJOKSATU.ID – Kasus penembakan bos rental mobil di Tol Tangerang kian menarik perhatian publik.

Seperti diketahui, anak bos rental mobil bernama Rizky Agam (26) belum lama ini memberikan pernyataan mengejutkan.

Yang mana, dirinya membantah pernyataan TNI AL terkait ayahnya terpaksa ditembak lantaran jadi pelaku pengeroyokan.

Baca Juga: Profil Denih Hendrata, Pangkoarmada TNI AL Sebut Bos Rental Mobil Terpaksa Ditembak Gegara Jadi Pelaku Pengeroyokan

Usut punya usut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang mengetahui hal ini justru melimpahkan kasus tersebut ke pihak Mabes TNI.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews pada Selasa (7/1/2025) yang mengungkap hal tersebut.

Dalam artikelnya, pernyataan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro (Karo) Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas.

Baca Juga: Admin Akun Resmi Twitter @KeretaCepatID Tulis Komentar Kasar soal Patrick Kluivert, Manajemen PT KCIC Minta Maaf dan Berikan Sanksi

Frega menuturkan bahwa kasus penembakan bos rental mobil di Tol Tangerang ini akan dilimpahkan sepenuhnya kepada Mabes TNI.

“Saya belum monitor, tetapi tentunya kami mengikuti proses, dan penanganan kasus TNI ini kan ada ranahnya di bawah TNI,” ucapnya.

Padahal, pernyataan TNI AL yang menjelaskan bahwa bos rental mobil itu terpaksa ditembak lantaran jadi pelaku pengeroyokan dibantah tegas oleh Rizky.

Baca Juga: Bantah Tegas Pernyataan TNI AL: Anak Bos Rental Mobil Sebut Ayahnya Bukan Pelaku Pengeroyokan

Rizky menuturkan bahwa ayahnya bukan pelaku pengeroyokan seperti pernyataan yang disampaikan oleh petinggi TNI AL.

Hal ini dinyatakan Rizky lantaran dirinya melihat langsung bahwa ayah kandungnya ditembak bukan karena jadi dalang pengeroyokan.

Melainkan, ayahnya diserang oknum TNI AL lantaran hendak mengambil mobil yang tengah dilarikan pelaku penembakan.

Baca Juga: Lindungi Masa Depan Anda dengan Asuransi Kecelakaan Diri

Rizky juga menambahkan bahwa oknum TNI AL ini juga sempat mengancam korban sebelum menarik pelatuk senjata api (senpi).

Namun, upaya korban yang menghindar dari ancaman itu justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh pelaku.

Yang mana, korban ditembak hingga mengalami luka saat tengah berupaya menghindar dari todongan senpi tersebut.

Baca Juga: UPDATE! Kejutan di Balik Pengumuman CPNS: Peringkat Bawah Justru Lolos CPNS 2024

“Bapak saya sebenarnya menyelamatkan (diri) untuk menghindari pistol tersebut. Ternyata dari jauh ditembaklah ayah saya dari situ,” jelasnya. ***