POJOKSATU.id - Belum lama menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Pertanahan Nasional atau ATR BPN, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mengumpulkan hampir semua jajarannya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jumat 3 Mei 2024.
Agenda yang dikemas dalam kegiatan Olahraga Bersama Kementerian ATR BPN itu AHY nampak didampingi istrinya, Annisa Pohan.
"Ini kegiatan lama sebetulnya, hanya saja sejak saya masuk ke Kementerian ATR BPN, baru sempat hadir sekarang," ungkap dia.
Baca Juga: Berikut Daftar 18 Bandara Yang Harus Rela Kehilangan Status Internasionalnya
Menurutnya, tak hanya sekedar berkumpul, namun olahraga bersama, sehingga pertemuan tersebut jauh lebih bermanfaat.
"Semoga ini menjadi kegiatan yang rutin untuk semua jajaran Kementerian ATR BPN," tanggap dia.
Tak hanya melibatkan jajaran yang berada di DKI Jakarta, AHY mengatakan, agenda olahraga ini dihadiri dari luar kota, seperti Sisingamangaraja, Sabang dan Kuningan.
Baca Juga: Presiden Mendorong Konektivitas ke Wilayah Produktif dengan Resmikan Jalan Inpres di NTB
"Jadi bukan hanya cari keringat, tapi kita saling berdiskusi. Agar tidak terlalu tegang," imbuh dia.
Dalam kesempatan itu juga AHY menyanpaikan rencana Kementerian ATR BPN dalam waktu dekat untuk menjadikan Bali sebagai Pulau Lengkap.
Rencana tersebut akan direalisasi melalui Deklarasi Pulau Lengkap yang dalam waktu dekat ini segera dilakukan.
"Kita ingin sebetulnya di waktu dekat ini mendeklarasikan Bali sebagai Pulau Lengkap," ujar AHY.
Baca Juga: Tekad Wawan Purwandi di Kontestasi Pilkada Serentak
Ia menyampaikan Pulau Lengkap memiliki definisi yakni sebuah pulau yang di dalamnya keseluruhan kabupaten/kota sudah terdata seluruh bidang tanah secara komprehensif.
Menurut dia, upaya deklarasi tersebut guna memberikan kepastian hukum atas tanah, sehingga bisa mendorong realisasi investasi yang berdampak langsung pada kemajuan ekonomi nasional.
Lebih lanjut, AHY mengatakan selain mendata secara lengkap bidang tanah yang ada di Pulau Dewata itu, melalui Deklarasi Pulau Lengkap pihaknya juga mendorong proses digitalisasi sertifikat tanah yang digadang-gadang bisa meminimalisasi praktik mafia tanah di pulau tersebut.
"Kita juga terus ingin mempercepat proses sertifikasi elektronik. Dengan sertifikat elektronik ini sebetulnya lebih mempersempit ruang bagi praktik-praktik mafia tanah," ujarnya.
Dia mengatakan, melalui deklarasi tersebut juga menjadi bukti bahwa lembaga yang dipimpinnya berkomitmen untuk memperbaiki dan memperkuat ekosistem tata ruang pertanahan nasional.
"Kita mengurangi segala bentuk kerugian negara juga, termasuk juga pungli dan lain-lain. Karena semuanya langsung pakai sistem," ujar dia.
Sebelumnya AHY mengatakan sedikitnya ada tiga keuntungan yang didapat dari Kota Lengkap, yaitu memudahkan pemerintah daerah melakukan penataan wilayah karena seluruh bidang tanah di wilayah tersebut telah terdata dan terdaftar, memudahkan transformasi digital/penerapan sistem elektronik dalam rangka efisiensi pelayanan kepada masyarakat, serta memperkecil ruang gerak mafia tanah.



