POJOKSATU.id - Korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Tiara Maharani (21) diperiksa Tim Bid Dokkes Polda Metro Jaya di Perumahan Serpong Park, Klaster Diamond, Kota Tangerang Selatan hari ini.
Hal ini dilakukan untuk memeriksa kondisi terakhir kesehatan korban usai mengalami penganiayaan oleh suaminya Budyanto Djauhari pada Rabu (12/7/2023. Peristiwa keji itu dialami Tiara saat mengandung 4 bulan.
Pantauan Pojoksatu.id di lokasi, Tiara terlebih dulu diperiksa dokter di rumah kontrakannya. Kemudian, Tiara dibawa menggunakan kendaraan milik petugas Bid Dokkes Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Tekan Masalah Sosial, Satpol PP Kota Bogor Terus Dorong Terwujudnya Kampung Tertib Trantibum
Korban juga ditemani oleh ibunya, pihak RT dan RW. Tampak pula ada tim psikolog dari Bid Dokkes Polda Metro Jaya.
Tiara tampak kurang sehat dan berpakaian serba tertutup. Ia juga mengenakan kupluk jaket kepala dan wajah tertutup.
Sementara itu, anak dari Tiara digendong oleh pengasuh keluarga.
Baca Juga: Gong Yoo dan Seo Hyun Jin Bintangi Drama Korea Terbaru 'The Trunk', Segera Tayang di Netflix
Rialdi Marjali, kakak dari korban, mengatakan sampai saat ini Tiara masih trauma dan diperlukan pemeriksaan oleh psikolog.
"Mau dibawa ke Rumah Sakit Polri. Dia (korban) didampingi oleh keluarga, ibu RT dan RW," kata dia saat ditemui kediamannya, Senin (17/7/2023).
Rialdi mengaku tak begitu mengetahui persis pemeriksaan yang dilakukan tim Biddokes Polda Metro Jaya selama kurang lebih satu jam.
Baca Juga: Kowarteg Ganjar Lakukan Sejumlah Langkah Preventif Mencegah DBD di Kemayoran
Seluruh pihak keluarga hanya menunggu di luar rumah selama pemeriksaan berlangsung.
"Kalau yang diperiksa di dalam itu kurang tahu soalnya saya juga enggak diperkenankan masuk hanya ada di luar," ujarnya.
Rialdi mengatakan saat ini Tim Dokter dari Pisdokkes Polri akan melalukan pemeriksaan kesehatan secara utuh terhadap adiknya. Termasuk pemeriksaan psikologi karena Tiara masih mengalami trauma hebat.
Baca Juga: Tragedi Pembunuhan di Jatisari, Karawang: Dua Pelaku Masih di Bawah Umur
"Saya kurang tau, saya cuma dapat infomasi kemungkinan dia bakal nginap di sana (RS Polri)," ujarnya.
Rialdi menjelaskan jika ia bersama keluarga akan mendampingi Tiara hingga kasus KDRT dan penganiayaan ini tuntas.
"Untuk keluarga sendiri, kami mendampingi mba Tiara agar tidak stres. Soalnya ada sikap trauma juga atas kejadian ini," pungkasnya.
Reporter: Fandi



