POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Salah satu yang di cari para Godiner (bahasa gaul buat orang yang tidak puasa) yaitu tempat-tempat untuk mengisi perut disamping buat ngopi dan sekedar meroko, yaitu warung yang menyediakan untuk kebutuhan perut.

Pojoksatu.id, berusaha menelusuri wilayah utara Kabupaten Purwakarta, tepatnya jalan utama Sadang – Subang. Ternyata di jalan utama itu banyak warung-warung dan rumah makan buka, seolah-olah tidak terlalu terpengaruh dengan adanya bulan puasa.

Namun, ada juga sebagian warung-warung yang tutup total tidak buka pada pagi hingga siang, mereka akan buka setelah Asar karena akan banyak warga yang membutuhkan untuk keperluan buka puasa.

Tahun ini, terlihat agak berbeda dengan tahun-tahun ke belakang. Karena, para godiner tidak lagi kesusahan mencari warung-warung yang menyediakan kebutuhan isi perut secara instan, baik itu nasi beserta lauknya, mie rebus, kopi hingga minuman dingin.

Mereka (orang – orang yang tidak puasa), atau mereka berpuasa ketika di rumah kemudian di luar rumah mereka berbuka puasa (godin) sebelum waktunya, akan selalu mencari tempat rumah makan ataupun warung yang menyediakan makanan secara instan.

Sehingga orang – orang yang berbuka puasa (godin) belum waktunya ini biasa disebut oleh masyarakat sebagai Godiner. Jadi, bila melihat warung dari depan tertutup saparuh tapi banyak kendaraan dilokasi tersebut, bisa dipastikan bahwa itu tempat berkumpulnya para Godiner.

Pojoksatu.id, menelusuri bagian utara di Kabupaten Purwakarta ini dari mulai perbatasan dengan Kabupaten Subang tepatnya dari wilayah Cipinang hingga ke Perempatan lampu merah sadang.

Kemudian dari mulai Kopo dekat tol Cikopo hingga ke perempatan Sadang, hanya sebagian kecil saja warung-warung yang di tutup total. Sebagian besar warung-warung itu buka dengan terang-terangan. (Ade Winanto / pojoksatu)