POJOKSATU.id, BOGOR-- Sosok Muhammad Febry alias Febry Ambon (26) ternyata pengangguran. Namun di media sosial (medsos) Facebook miliknya@febry ambon, dia mengaku konten kreator.

Sementara korban Anggi Auliya Arsyad merupakan bagian keuangan di kantor swasta di Depok, Bintang Timur Office. Anggi memiliki medsos atau Facebook@anggi auliya arsyad.

Hasil penyelidikan polisi, Febry merupakan pengangguran. Dilihat dari media sosialnya, Febry mengaku sebagai fans Persija Jakarta.

Baca Juga: Hasil Polling Indo Satu Media: Ekonomi Buruk, Cari Kerja Susah, Harga Naik, Publik Pilih Ganti Pejabat Ketimbang Ganti Kebijakan

Dulu sekali, dia juga aktif di perguruan bela diri. Pada profil media sosial, Febry menuliskan berprofesi sebagai konten kreator.

Namun berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Bagus Azi Lesmana, Febry seorang pengangguran.

Ragukan Motif Sakit Hati

Polisi menyebut motif pembunuhan Anggi Auliya Arsyad (25) yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin Kota Bogor karena sakit hati dari tersangka Muhammad Febry alias Febry Ambon (26).

Namun keluarga korban Anggi yang diwakili pamannya Samsudin meragukan motif ini.

Baca Juga: Fakta Ini Kuatkan Motif Tersangka Febry Ambon Ingin Kuasai Harta Anggi, Bukan Karena Sakit Hati

Samsudin menduga sedari awal Febry ingin menguasai harta korban dan merencanakan pembunuhan.

Samsudin curiga Febry sedari awal memang mengincar harta Anggi. Keduanya juga baru beberapa minggu belakangan sering komunikasi.

"Kebetulan almarhum mandiri dengan kehidupannya. Kemudian setiap ada rejekinya ditampilkan (dimedsos) sehingga mungkin almarhum sering memperlihatkan rejekinya di status maupun di Instagram-nya,” ujar Samsudin, Senin (25/5).

“Mungkin ada temannya merasa wah ini bisa digarap, atau pikiran jelek ini bisa dimanfaatkan," katanya lagi.

Dia mengatakan bahwa pelaku bukan kekasih Anggi, melainkan teman sewaktu sekolah di SMK Wiyata Mandala Bogor. Keduanya bertemu baru sebulan belakangan atau awal Mei 2026.***