POJOKSATU.ID - Kawasan Dukuh Atas selama ini dikenal sebagai salah satu titik transit paling padat di Jakarta yang mempertemukan berbagai moda transportasi massal.

Untuk mengatasi keruwetan penumpang yang berpindah moda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan solusi cerdas berupa Jembatan "Donat" Dukuh Atas.

Infrastruktur modern ini memiliki fungsi utama untuk menghubungkan berbagai moda transportasi dalam satu kawasan transit yang terpadu secara efisien.

Melalui jembatan melingkar ini, para komuter nantinya bisa berpindah dari MRT, LRT, hingga KRL Commuter Line dengan sangat praktis dan cepat.

Baca Juga: Pramono Anung Garap Proyek Jembatan Donat Dukuh Atas Jakarta, Hubungkan MRT, LRT, dan KRL Sekaligus!

Tidak tanggung-tanggung, jembatan ini akan menjadi jembatan penghubung strategis bagi Stasiun Sudirman, Dukuh Atas Transport Hub, Thamrin Nine, Stasiun BNI City, hingga Future LRT Jakarta Station.

Konsep integrasi ini sengaja dirancang agar pergerakan ribuan orang setiap harinya dapat mengalir dengan lancar tanpa hambatan.

Manfaat nyata dari proyek ini adalah mewujudkan proses perpindahan antar-moda yang jauh lebih efisien dari segi waktu dan tenaga.

Selain menguntungkan bagi sistem transportasi, jembatan ini juga didesain khusus untuk memberikan proteksi lebih bagi para pejalan kaki.

Baca Juga: Anggaran BKN Bocor atau Kurang? Angka Rp229,9 Miliar Ini Bikin Syok! Pengaruhi Pembukaan CPNS 2026?

Fasilitas pedestrian di atas jembatan ini akan dibuat menjadi akses menyeberang yang jauh lebih aman, ramah, dan pastinya sangat nyaman.

Dengan jalur yang tertata rapi, pejalan kaki tidak perlu lagi bersinggungan langsung dengan kendaraan bermotor di jalan raya.

Kehadiran ruang publik yang ramah pejalan kaki ini sekaligus mendukung terciptanya mobilitas masyarakat modern yang berkelanjutan di ibu kota.

Menyeberangi Sungai Ciliwung melalui jembatan ikonik ini akan mengubah pengalaman transit warga Jakarta menjadi jauh lebih menyenangkan.

Diharapkan setelah proyek ini rampung, budaya berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum di Jakarta akan semakin meningkat pesat.***