POJOKSATU.id - Lukman Doloksaribu, setelah video viral, pria penghina umat Islam, Nabi Muhammad dan Palestina itu akhirnya ditangkap polisi.

Sosok Lukman Doloksaribu mendadak jadi buruan publik setelah video dirinya viral di media sosial.

Terlebih video Lukman Doloksaribu beredar luas usai bentrok di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Baca Juga: Kejutan dari HP Legend! Nokia Horizon Mini 2023, Ponsel Mini Berkemampuan Maksimal dan Fitur Canggih!

Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, video tersebut diunggah sendiri melalui akun TikTok Lukman Doloksaribu.

Dalam video tersebut, Lukman menyebut menghina Palestina, umat Islam, Indonesia dan Nabi Muhammad SAW.

Lukman meminta Israel untuk secepatnya menghabisi semua warga Palestina, termasuk umat muslim Indonesia.

Baca Juga: Inspirasi Interior Kamar Tidur Anak Laki-laki Minimalis Estetik dengan Kesan Modern

Dia menyebut Indonesia terlalu banyak komentar. Dia juga meminta Israel menjatuhkan bom di Jkarta.

Parahnya lagi, pria paruh baya ini menyebut Palestina, Indonesia dan Nabi Muhammad semuanya adalah pengikut Iblis.

Terbaru, Lukman Doloksaribu itu ternyata sudah ditangkap.

Baca Juga: Batu Ampar

Momen penangkapan Lukman Doloksaribu itu pun banyak diunggah di media sosial.

Disebutkan bahwa Lukman ditangkap aparat dari Polda Sumatera Utara.

Selanjutnya Lukman Doloksaribu digiring ke Polres Toba, Sumatera Utara.

Dalam unggahan yang beredar, terlihat seorang aparat yang mengenakan pakaian preman tengah menelepon Lukman Doloksaribu.

Baca Juga: Adian Napitupulu Lebih Seminggu Dirawat di Singapura, Gerindra Doakan Kesembuhan

Sejumlah polisi berpakaian preman dan berseragam lengkap juga terlihat bersama sejumlah warga lainnya di lokasi itu.

Polisi tersebut meminta Lukman datang ke kantor polisi terdekat untuk memberikan klarifikasinya terkait video yang ia buat.

"Dari pada jadi masalah lebih besar yang tidak kita inginkan bersama, toh," ingat polisi tersebut.

Baca Juga: Penunjukan Nawawi Pomolango Ketua KPK Sementara Cacat Hukum, Prof Romli Tangkap Ketidakpastian

Diketahui, video tersebut diambil di rumah Lukman Doloksaribu yang saat itu sepertinya sedang tidak ada di rumah.

"Ini warga dengan kepolisian semua sudah ada di rumah sini." ucapnya.

Sementara dalam foto terlihat Lukman Doloksaribu sudah berada di Polres Toba.

Baca Juga: Profil Ormas Manguni yang Bentrok dengan Massa Aksi Bela Palestina di Kota Bitung

Ia diapit oleh 2 polisi yang berpakaian preman dan berseragam.

Di foto tersebut, Lukman mengenakan pakaian lengan panjang dan celana pendek di bawah lutut.

Baca Juga: Selain Marco Karundeng, Sosok Michael Rempowatu Juga Dicari, Bawa Parang Serang Massa Pro Palestina

Akan tetapi gaya yang ditunjukkan Lukman Doloksaribu itu justru makin membuat publik geregetan.

Pasalnya Lukman terlihat berpose dengan gaya yang sama sekali tidak menunjukkan penyesalan.

Dia juga terlihat memasukkan kedua tangannya ke dalam saku pakaian yang ia kenakan.

Baca Juga: Bitung Kacau, Polisi Tetapkan Status Siaga Satu Imbas Bentrok Massa Pro Israel dan Pro Palestina

Di akun Instagram @net2netnews, publik juga menyoroti gaya Lukman Doloksaribu yang dianggap songong itu.

"Biasanya kalau lihat Bpk bpk suka kasihan tapi yang ini beda muka nyebelin" tulis Sri irmayantii.

"Gayanya masih songong," timpal aura.1729.

Baca Juga: Selain Marco Karundeng, Polisi juga Dituntut Tangkap Michael Rempowatu Buntut Bentrok di Kota Bitung

"mukanya songong amat," kata ly_la_49.

"Mukanya masih nangtang. Huh..ngeselin ! Mudah2an bonyok tuh muka di sel !" kata bintruzman.

"Mukanya ga ada penyesalan nya. Di jotosin dulu napaaaa," balas dilla.rara.5

Baca Juga: Profil Marco Karundeng, Usai Bentrok di Kota Bitung dan Viral Orang dan Akun Facebook Menghilang

"masih ajah songong,suruh nginep di harus nginep,eh kudu jd penghuni jni mah" kata khalizaveva.

Jadi bagaimana reaksi Anda setelah melihat wajah Lukman Doloksaribu ditangkap? Apakah terlihat songong dan makin nantang?***