POJOKSATU.id - Logo bertuliskan Mandiri di Gedung Bank Mandiri yang berada di Jalan M.H. Thamrin, Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, hilang setelah bank pelat merah tersebut menjadi sorotan terkait pemblokiran rekening berisi donasi demo.
Hal ini jadi sorotan netizen diantaranya, terekam dari video yang @jexxfdxx, dimana tulisan Mandiri sebelumnya terlihat di bagian kanan atas gedung, tepat di bawah bagian atap.
Namun, pada Senin, 24 Agustus 2026, logo berwarna putih tersebut sudah tidak terlihat.
Baca Juga: Life Begins
Seorang pekerja di sekitar Gedung Bank Mandiri mengaku tidak mengetahui kapan logo tersebut diturunkan.
Namun, dia memastikan tulisan Mandiri masih terlihat sehari sebelumnya.
"Wah gak tahu saya, tapi kemarin masih ada deh," ujar pria yang enggan menyebutkan namanya saat beristirahat di sekitar trotoar.
Hilangnya logo tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan proses penurunan tulisan Mandiri oleh sejumlah pekerja.
Baca Juga: TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT
"Halo warga Thread. You see, tiba tiba banget logo Mandiri-nya dihilangin. Before After #Boikot," tulis akun @jexxfdxx dalam unggahannya.
Bank Mandiri Disorot soal Rekening Donasi
Bank Mandiri sebelumnya menjadi sorotan setelah memblokir rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Rekening tersebut dilaporkan berisi uang donasi untuk demonstrasi dengan nilai sekira Rp80,9 juta.
Baca Juga: Presiden Prabowo Kembali Turun ke Lapangan Tangani Karhutla, Kali Ini Bertolak ke Riau
Pemblokiran rekening tersebut kemudian memicu perhatian publik dan berkembang menjadi pembicaraan di media sosial.
Hilangnya logo Mandiri dari Gedung Bank Mandiri Thamrin pun dikaitkan oleh warganet dengan ramainya seruan boikot terhadap bank tersebut.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan alasan logo Mandiri diturunkan atau apakah penurunan logo berkaitan dengan polemik pemblokiran rekening donasi demo. ***




