POJOKSATU.id, Medan- Kesawan dan bangunan-bangunan kolonial Belanda yang menghiasinya merupakan ikonik kota Tua di Kota Medan. Saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Medan, sedang merevitalisasi Kota Lama Kesawan untuk menjadikannya sebagai ikon baru.

Kesawan terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat ini memiliki bangunan-bangunan bersejarah seperti Tjong A Fie Mansion, Restoran Tip Top serta gedung tua Warenhuis yang diketahui sebagai supermarket tertua di Kota Medan serta gedung milik PT London Sumatera yang sudah berdiri sejak tahun 1909 silam.

Menurut Ketua Pewarta Foto Indonesia Medan tahun 2010-2013 sekaligus Official Photografer Asian Games 2018 Andi Rambe saat dihubungi, Sabtu (4/3), membenarkan jika kawasan Kota Lama Kesawan menjadi salah satu tempat yang dijadikan objek foto bagi fotografer.

"Kawasan Kota Lama Kesawan menjadi magnet dan daya tarik untuk dijadikan objek foto bagi para pecinta fotografi," ungkap Andi Rambe.

Dikatakan Andi, Kota Lama Kesawan tidak kalah dengan Kota Tua lainnya seperti Jakarta dan Semarang karena memiliki banyak nilai sejarah dan estetik untuk diabadikan secara visual bagi para pecinta dan fotografi.

"Banyak bangunan gedung-gedung tua di kawasan Kota Tua Kesawan yang masih ada hingga saat ini. Seperti Gedung Tjong A fie, Restoran Tip Top, yang ini pasti sudah dikenal oleh masyarakat lokal dan mancanegara serta mampu menjadi daya tarik pula bagi para wisatawan dari mancanegara," jelasnya.

Menurut akademisi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Rholand Muary, revitalisasi kawasan Kota Lama Kesawan merupakan langkah yang tepat.

"Langkah yang dilakukan Pemko Medan ini harus diapresiasi. Sebab, merupakan bagian dari merawat dan melestarikan cagar budaya, terutama bangunan bersejarah di Kota Medan," kata Rholand Muary saat dihubungi, Sabtu (4/3).

Wali Kota Medan Bobby Nasution ingin menjadikan kawasan yang pada masa kolonial Belanda ini merupakan pusat perdagangan, pemerintahan dan hiburan ini sebagai cagar budaya, wisata kuliner dan menjadi ikon baru Kota Medan. (TIK/pojoksatu)