POJOKSATU.id, JAKARTA— Kubu Anies-Cak Imin melalui Waketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengakui Nahdlatul Ulama (NU) menjadi penentu kemenangan di Pilpres 2024.

Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU kerap disebut-sebut menjadi penentu kemenangan pada Pilpres 2024.

Hal ini diakui Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.

Namun sosok yang akrab disapa Gus Jazil itu menyatakan bahwa pemilih dari kalangan Nahdliyin saat ini semakin cerdas.

Baca Juga: Lukas Enembe Hadapi Sidang Putusan, Dituntut 10 Tahun Penjara Bayar Pengganti Rp 47,8 Miliar

”Mereka tahu siapa yang sebenarnya memiliki komitmen untuk memperjuangkan NU. Siapa tokoh yang memang santri NU tulen, siapa yang mendadak jadi santri untuk mengambil suara nahdliyin,” kata Gus Jazil lewat keterangan tertulis, Senin (9/10).

Gus Jazil mengatakan, sebagai cicit dari pendiri NU KH Bisri Syamsuri, bakal Cawapres Muhaimin Iskandar jelas memiliki komitmen yang sudah teruji bahwa perjuangan yang dilakukan saat ini adalah untuk memperjuangkan politik ahlussunnah wal jamaah dan kebangsaan.

"Ini bukan politik identitas, tapi PKB memang memperjuangan politik ahlussunnah. Jadi semua tradisi keislaman itu bersambung dengan apa yang sedang kita perjuangkan,” kata Gus Jazil.

Baca Juga: KPK Watch Bela Firli Bahuri di Kasus Dugaan Pemerasan, Ada Apa dengan Polda Metro Jaya?

Atas dasar itu, Gus Jazil mengajak seluruh rakyat untuk bersama-sama berjuang bersama pasangan Amin (Anies-Muhaimin) demi mewujudkan perubahan bangsa ke arah yang lebih baik.

"Jangan khawatir, pasangan Amin Insyaallah pasangan yang terbaik dibanding yang lain. Kedua-duanya sudah teruji pernah menjadi pemimpin,” kata Gus Jazil atau Jazilul Fawaid.***