POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus pria gantung diri di kawasan Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Seperti diketahui, belum lama ini warga Bali tengah dihebohkan dengan penemuan korban gantung diri.

Yang mana, korban bernama Yohanes Kanisius Seko (25) ditemukan dalam keadaan mengenaskan di pinggir tebing Pantai Pecatu.

Baca Juga: SPMB STAN 2025 RESMI Tidak Menggunakan SNBT! Yuk Simak yang Mau Kuliah Disini!

Bukan main, korban bunuh diri ini diketahui harus dievakuasi oleh tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media jpnn.com pada Selasa (4/2/2025) yang mengungkap kasus tersebut.

Dalam artikelnya, korban harus ditangani oleh Basarnas dan jajaran Tim Search and Rescue (SAR) dalam penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Jabar dan ITB Kembangkan Mobile Cold Storage Tenaga Surya untuk Nelayan

Sebab, akses tempat korban gantung diri diketahui sangat tidak memungkinkan apabila hanya dievakuasi menggunakan alat seadanya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar I Wayan Juni Antara.

Juni menuturkan bahwa korban harus ditangani Basarnas dan jajaran Tim SAR lantaran kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sangat curam.

Baca Juga: SMA Negeri 1 Mempawah Lalai dalam pengisian PPDS, Ratusan Siswa Gagal Mengikuti SNBP!

“Jalannya cukup terjal, karena lokasinya berada di atas tebing pantai. Korban dievakuasi dengan tandu menuju jalan utama yang berjarak sekitar 2 km,” ucapnya.

Diketahui, penemuan jasad Yohanes ini terkuak lantaran adanya salah seorang warga yang melihat hal menjanggal.

Yang mana, saksi bernama Derisna Bajang sedang jalan pagi bersama anjingnya pada Senin (3/2/2025).

Baca Juga: Kebijakan Bahlil Makan Korban Jiwa, Ibu 63 Tahun Tewas Usai Kelamaan Antri Gas 3 Kg di Pamulang

Namun, Derisna yang sedang jalan pagi bersama anjingnya ini justru diherankan dengan adanya sebuah sepeda motor di pinggir jalan.

Diketahui, sepeda motor yang ditemukan saksi ini ternyata mirip dengan laporan orang hilang di salah satu media sosial.

Yang mana, pihak keluarga korban sebelumnya sempat menginformasikan bahwa Yohanes disebut telah hilang.

Baca Juga: Kabar Gembira! Kemenag Akan Buka Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Persiapkan dari Sekarang

Dalam laporan tersebut, pihak keluarga korban juga menyematkan potret sepeda motor milik Yohanes.

Oleh karena itu, Derisna yang tidak asing dengan sepeda motor tersebut sontak mengonfirmasi ke pihak keluarga korban.

Tidak lama setelahnya, pihak keluarga korban membenarkan bahwa sepeda motor yang ditemukan saksi milik Yohanes.

Baca Juga: DIMULAI 7 Februari, Ini JADWAL LENGKAP Proliga 2025 Seri 5 di Bandung, Pemain Asing Bandung BJB Tandamata DIGANTI, Tantang Jakarta Popsivo Polwan

Setibanya di TKP, pihak keluarga korban sontak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian guna menindaklankjuti kasus Yohanes.

Namun, pihak kepolisian yang menerima laporan korban ini turut meminta bala bantuan jajaran Basarnas.

Sebab, setelah ditindaklanjuti aparat kepolisian, korban ternyata ditemukan tidak berdaya dalam keadaan gantung diri.

Baca Juga: Gerebek Pesta Gay d Hotel Kuningan, Polisi Temukan Obat Anti HIV, Alat Kontrasepsi Hingga Sabun Mandi

Terlebih, akses menuju tempat korban bunuh diri ini sangat curam apabila hanya ditindaklanjuti dengan peralatan seadanya.

Oleh karena itu, pihak kepolisian turut bekerja sama dengan jajaran Basarnas dan Tim SAR guna mengevakuasi korban.

Hingga kini, belum diketahui penyebab korban melakukan tindakan amoral tersebut dengan cara gantung diri. ***