POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus Ipda Imanuel Dachi, oknum Polrestabes Medan di bawah ini.

Seperti diketahui, sosok Ipda Imanuel Dachi belum lama ini disebut telah melakukan tindak kejahatan.

Yang mana, dirinya disinyalir kuat menjadi pelaku penganiayaan terhadap salah seorang tahanan bernama Budianto Sitepu.

Baca Juga: Aksi Mahasiswa Tolak Kenaikan PPN 12 Persen Berujung Ricuh, Massa Bentrok Diwarnai Kekerasan, Polisi dan Mahasiswa Terluka

Bukan main, akibat tindak bengis oknum Polrestabes Medan ini berujung membuat Budianto Sitepu tewas mengenaskan.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platfrom Instagram milik @mentiko.idn pada Sabtu (28/12/2024).

Dalam unggahannya, Imanuel dikonfirmasi menjadi dalang penganiayaan terhadap tahanan hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Timnas U17 Lolos ke Putaran Final Piala Asia U17 2025, Begini Posisi Pot Indonesia dan Lawan Mainnya, Siap Amankan Tiket Piala Dunia U17 2025

Diketahui, kasus ini bermula ketika korban saat itu tengah berpesta minuman keras (miras) di salah satu warung kawasan Deli Serdang, Sumatera Utara.

Yang mana, hal ini dilakukan korban dalam rangka menyambut perayaan malam natal Selasa (24/12/2024).

Namun, perayaan yang dilakukan oleh Budianto bersama rekan-rekannya ini justru berakhir tragis.

Baca Juga: Viral Video Seorang Nenek Dibully Tiga Remaja di Kabupaten Buru, Siram dengan Air Botol dan Menertawakan, Para Pelaku Berstatus Pelajar SMP

Bagaimana tidak, salah seorang penghuni rumah di kawasan serupa tidak suka dengan pesta miras yang dilakukan korban.

Diketahui, penghuni rumah yang berhadapan dengan warung tempat korban berpesta ini ternyata merupakan kediaman mertua Imanuel.

Alhasil, mertua Imanuel yang merasa terganggu dengan perayaan miras korban ini sontak mengambil langkah tegas.

Baca Juga: Young Lex Dirumorkan Selingkuh dengan Selegbram Alsa Shawty, Netizen Semangat Istri Rapper Itu : Mbak, Sudah Cukup Sempurna Jadi Istri

Yang mana, dirinya mengadu kepada menantunya lantaran merasa terganggu dengan kehadiran korban di warung tuak tersebut.

Oleh karena itu, Imanuel yang mendapat keluh kesah mertuanya ini sontak mengambil langkah tegas.

Bukan main, dirinya langsung mengarahkan anak buahnya untuk mengamankan tempat pesta miras tersebut.

Baca Juga: Apa Ig Alsa Shawty? Selebgram Diduga Selingkuhan Young Lex Mendadak Tutup Akun Media Sosial

Namun, anak buah Imanuel yang ditugaskan mengamankan tempat miras itu justru menimbulkan permasalahan.

Sebab, antara korban dengan anak buah Imanuel ini diketahui terlibat cekcok hingga berujung baku hantam.

Imanuel yang mengetahui hal ini sontak bergegas mengunjungi warung tempat anak buahnya berselisih.

Baca Juga: UTBK SNBT 2025 Dilakukan dalam Satu Gelombang, Besok Pengumuman Kuota Sekolah RESMI DIBUKA, Institusi Diminta Pastikan Siswa Terdaftar di SNBP

“Saat pertengkaran tersebut, tiba-tiba Ipda I Dachi yang mendapat kabar langsung turun ke lokasi bersama beberapa anggotanya,” jelas di-caption.

Namun, oknum Polrestabes Medan yang tiba di tempat tersebut justru mengambil langkah untuk bertindak amoral.

Yang mana, dirinya menarik paksa korban beserta rekannya ke dalam mobil untuk di bawa ke Polrestabes Medan.

Baca Juga: Sosok Alsa Shawty, Selebgram Diduga Selingkuhan Young Lex Terbongkar Gegara Tagihan Utang

Usut punya usut, korban yang di bawa ke markas polisi ini ternyata bukan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Melainkan, korban beserta rekan-rekannya yang dibawa ini justru dianiaya para oknum polisi hingga babak belur.

“Malam itu juga korban dibawa ke Polrestabes Medan tanpa ada surat penangkapan. Di sanalah, diduga korban dianiaya oleh pelaku,” pungkasnya.

Baca Juga: ATTENTION, Ada ATURAN TAMBAHAN Kriteria Pelamar di Seleksi PPPK 2024 Tahap 2 bagi Tenaga Non-ASN, Cek Posisi yang Bisa Dilamar

Bukan main, akibat tindak penganiayaan beberapa oknum polisi ini berujung membuat Budianto harus dilarikan ke rumah sakit.

Sebab, dirinya disinyalir tengah dalam keadaaan mengenaskan usai dianiaya oleh para oknum polisi tersebut.

Usut punya usut, istri korban yang mengetahui hal ini sontak bergegas ke Polrestabes Medan untuk mengetahui kasus yang menyeret suaminya.

Baca Juga: Kapolrestabes Medan Akui Ada Tindakan Kekerasan Dalam Penangkapan Pria yang Tewas di Tahanan

Namun, dirinya justru tidak diperbolehkan berjumpa dengan suaminya saat tiba di Polrestabes Medan.

Padahal, korban saat itu diketahui telah dilarikan ke rumah sakit akibat dianiaya oleh oknum polisi bengis tersebut.

“Sementara, malam itu juga, istri korban yang mendapat kabar bahwa suaminya ditangkap langsung pergi ke Polrestabes Medan untuk menjenguk suaminya,” jelasnya.

Baca Juga: Cocok Untuk Cemilan di Rumah, Berikut Cara Mudah Membuat Bola Ubi Mozarella

“Sayangnya, sesampai di Polrestabes Medan, istri korban tidak dibolehkan menjenguk suaminya,” lanjutnya.

Namun tidak lama setelahnya, istri korban ini sontak terkejut usai memohon meminta penjelasan terkait keberadaan suaminya.

Yang mana, dirinya diberi tahu petugas keamanan Polrestabes Medan bahwa suaminya telah dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Ditantang Nikahi Ayu Ting-ting, Begini Jawaban Billy Syahputra

Tanpa berpikir panjang, istri korban yang mengetahui suaminya dirawat ini sontak bergegas mengunjungi RS Bhayangkara Medan.

Alih-alih demikian, dirinya justru mendapat perlakuan yang sama oleh para aparat saat tiba di rumah sakit.

Di mana, dirinya tetap tidak diperbolehkan melihat keadaan korban yang saat itu tidak tahu kasus yang menerpa suaminya.

Baca Juga: 3 Kontroversi Mr Bert Sistem Keamanan ‘Lemah’ Bank, Tak Berkutik Ditepis Pakar IT hingga Menkomdigi

“Lagi-lagi, sesampainya di RS Bhayangkara, istri korban tidak juga diperbolehkan menjenguknya,” jelasnya.

Namun tidak lama setelah itu, lagi-lagi istri Budianto ini dikejutkan dengan kabar hal yang mengenaskan.

Yang mana, dirinya dikabarkan bahwa suaminya telah meninggal dunia tidak lama setelah tiba di rumah sakit.

Baca Juga: Viral Video Seorang Nenek Dibully Tiga Remaja di Kabupaten Buru, Siram dengan Air Botol dan Menertawakan, Para Pelaku Berstatus Pelajar SMP

“Hati istri korban langsung berdetak kencang, saat itu melihat bahwa suaminya sudah terbujur kaku diatas tempat tidur,” pungkasnya.

Hingga kini, kasus yang menyeret oknum Polrestabes Medan diketahui tengah ditindaklanjuti petugas kepolisian. ***