POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus eks pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) di bawah ini.

Seperti diketahui, belum lama ini OCI yang kerap kali tampil di Taman Safari Indonesia tengah ramai jadi perbincangan publik.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai beberapa eks pemain sirkus wanita mengungkapkan fakta mengejutkan.

Baca Juga: DRAMA MENEGANGKAN, Semen Padang vs PSIS, Gol di DETIK TERAKHIR, Pastikan Kemenangan Kabau Sirah!

Yang mana, mereka mengaku dieksploitasi hingga dipaksa tampil di hadapan para penonton saat tengah hamil.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarjember.jawapos.com pada Kamis (17/4/2025).

Dalam artikelnya, korban yang mengaku dieksploitasi saat bekerja sebagai pemain sirkus itu dikonfirmasi berjumlah tiga orang.

Baca Juga: George Santos Lakukan Program MBG Perdana untuk Sekolah dalam Kawasan KEK Galang Batang

Diketahui, pengakuan ini disampaikan para korban saat hadir di Kantor Kementerian HAM pada Selasa (14/4/2025).

Yang mana, salah satu di antaranya bernama Butet, mengaku diperbudak hingga dipaksa tampil saat hamil.

“Kalau main saat show tidak bagus, saya dipukuli. Pernah dirantai pakai rantai gajah di kaki, bahkan untuk buang air saja saya kesulitan,” jelasnya.

Baca Juga: Dirut PT Mitra Patriot Kota Bekasi Mengundurkan Diri

“Saat hamil pun saya dipaksa tetap tampil. Setelah melahirkan, saya dipisahkan dari anak saya, saya tidak bisa menyusui,” lanjutnya.

“Saya juga pernah dijejali kotoran gajah hanya karena ketahuan mengambil daging empal,” imbuh Butet.

Tidak hanya Butet, korban lainnya bernama Vivi juga ikut dieksploitasi saat menjadi salah satu pemain sirkus OCI.

Baca Juga: Virgil van Dijk BERTAHAN dan PERPANJANG KONTRAK di Liverpool, Sebut ALASANNYA Sulit Diungkapkan dengan Kata-kata

Yang mana, Vivi mengaku dengan jelas bahwa dirinya kerap kali dianiaya dengan cara disetrum hingga berkali-kali.

“Badan saya kelamin saya disetrumin, sampai saya jatuh lemas. Saya bilang ampun-ampun gitu, tapi orang itu tidak mendengarkan saya,” jelasnya.

“Dia malah nyetrumin terus, rambut saya ditarik, perut saya dipukul, ditendang,” lanjut Vivi, eks pemain sirkus OCI.

Baca Juga: Setan Merah KRISIS PEMAIN, Lyon INCAR KEMENANGAN di Old Trafford, Leg Kedua Perempat Final Liga Eropa, Begini Prediksi SKOR dan FORMASI MU vs Lyon

Menyikapi hal tersebut, salah satu pendiri Taman Safari Indonesia, Tony Sumampau sontak turut memberikan tanggapan.

Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari portal Antaranews, Tony mengaku dengan jelas bahwa tudingan yang disampaikan para korban tidak benar adanya.

“Sama sekali tidak benar. Kalau memang itu benar kejadiannya karena tahun 1997 itu kan ada yang melapor,” jelasnya.

Baca Juga: Gayung Bersambut, KAI Dukung Rencana Reaktivasi Jalur Kereta Api Dedi Mulyadi, Bakal Disuguhi Keindahan Alam

Tidak hanya itu, salah satu pendiri Taman Safari Indonesia ini juga menjelaskan pernyataan yang disampaikan para korban hanya bualan semata.

Sebab, dirinya mengaku bahwa tidak mungkin ada manusia yang hidup apabila disiksa bertubi-tubi seperti penjelasan para eks pemain sirkus tersebut.

“Itu sama sekali apa yang disampaikan kayaknya tidak masuk di akal juga gitu ya. Seperti dipukul pakai besi,” jelasnya.

Baca Juga: Keandalan Operasional Kereta Api di Daop 3 Cirebon Kunci Sukses Angkutan Lebaran 2025

“Mati mungkin kalau dipukul. Jadi nggak benar itu hanya, apa, suatu difitnahkan seperti itu. Nah itu kan akan kita klarifikasi juga,” imbuhnya. ***