POJOKSATU.id, RIAU—Gubernur Riau Abdul Wahid kena tangkap tangan KPK atau OTT, Senin (3/11). Selain Abdul Wahid, sejumlah pejabat di lingkungan Dinas PUPR Riau juga ikut ditangkap KPK.
Menurut keterangan Jubir KPK Budi Prasetyo, sekitar 10 orang ikut diamankan dalam kegiatan tangkap tangan atau OTT ini.
“Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau,” kata Budi via WA kepada wartawan, Senin (3/11).
“Saat ini, atau sampai dengan saat ini, ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” kata Budi lagi.
Baca Juga: 5 Resort dan Villa di Bogor yang Bikin Kamu Nggak Mau Balik ke Jakarta! No 4 Bikin Penasaran
Budi mengatakan, saat ini tim KPK masih berada di lapangan. Dia memastikan akan memberikan informasi terbaru terkait operasi senyap.
“Tim masih di lapangan dan masih terus berprogres, jadi nanti kita akan terus update perkembangannya,” ujarnya lagi.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi wartawan juga membenarkan penangkapan Gubernur Abdul Wahid di Bumi Lancang Kuning ini.
“Benar,” kata Fitroh.
Baca Juga: Kerugian Kereta Cepat Whoosh Makin Membesar, Akbar Faizal Minta KPK dan Kejaksaan Mulai Bekerja
Fitroh juga membenarkan bahwa operasi senyap itu turut menangkap beberapa orang lainnya selain Gubernur Riau Abdul Wahid.
Abdul Wahid diketahui merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang terpilih sebagai Gubernur Riau melalui Pilkada 2024 untuk periode 2025-2030.
Pada Pilkada lalu, dia berpasangan dengan SF Harianto sebagai wakil gubernur.
Sebelum menjabat sebagai kepala daerah, Wahid memiliki rekam jejak panjang di dunia politik.
Ia pernah menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 mewakili daerah pemilihan Riau II, serta anggota DPRD Riau selama dua periode, yakni sejak 2009 hingga 2019.***




