POJOKSATU.id, SUBANG – Kabarnya hingga petang kemarin korban Minuman Keras ( Miras ) Oplosan kembali bertambah, dari informasi yang berhasil dihimpun hingga Rabu Malam (11/02) menjadi 8 orang meninggal.

Bukti bahwa lemahnya pemerintah dalam melindungi rakyatnya, sehingga kejadian berulang terjadi lagi di Kabupaten Subang Jawa Barat.

Seperti biasa, setelah ada korban berjatuhan meninggal dunia, kemungkinan tidak lama lagi akan ada razia minuman keras secara besar-besaran.

Baca Juga: KKB Papua Berulah Lagi! Serang Rombongan Kendaraan PT Freeport, 1 Prajurit TNI Gugur di KM 50

Apalagi menjelang Bulan Puasa, razia miras kemungkinan akan dilakukan. Setelah itu entah kapan lagi razia miras dilaksanakan.

Padahal apa susahnya pemerintah daerah setempat membuat Peraturan Daerah ( Perda ), untuk melindungi rakyatnya dari pengaruh Miras.

Berikut ini data-data korban, yang pojoksatu.id himpun baik dari keterangan masyarakat, maupun dari berbagai portal berita yang memberitakan.

Baca Juga: Tarim Tanah

Korban yang pertama meninggal diduga akibat miras oplosan berinisial F di rumah sakit PTPN pada 09 Februari siang.

Korban ke dua, masih ditempat yang sama yaitu di rumah sakit PTPN berinisial A.H.M pada tanggal 10 Februari malam.

Korban selanjutnya, yang dilarikan ke rumah sakit umum daerah ciereng berjumlah 8 orang 6 diantaranya meninggal dunia, sementara hingga rabu malam 2 masih kritis.

Baca Juga: Gede Banget! Heboh Peserta Mampu Masih Terima Bantuan, Tunggakan BPJS Tembus Rp14 Triliun

Korban ke tiga, berinisial A.R warga Karanganyar Subang, meninggal 11 Februari.

Korban ke empat, berinisial T.S.A, warga Karanganyar Subang, meninggal 11 Februari.

Korban ke lima A.Z, warga Cigadung Subang, meninggal 09 Februari petang.

Korban ke enam, Y.W, warga Karanganyar Subang, meninggal 11 Februari siang menjelang sore.

Baca Juga: Banjir Kiriman Bogor Ancam Bekasi, TMA P2C Capai 650 Cm: Warga Bantaran Kali Diminta Siaga!

Korban ke tujuh, berinisial A.D.A (perempuan) , meninggal 11 Februari pagi hari.

Korban ke delapan, berinisial I.B, warga Soklat Subang, meninggal 10 Februari.

Selain itu, dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Subang, berinisial D dan D.C keduanya warga Karanganyar Subang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Subang, AKP. Bagus Panuntun saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Msh dalam pendataan," singkat AKP. Bagus Panuntun, via seluller kepada pojoksatu.id, Rabu (11/02).***