POJOKSATU.id, Samarinda - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan monitoring pelaksanaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 di SMAN 2, Tenggarong, Rabu (14/6/2023).

Mereka memastikan, PPDB berlangsung secara online dan server atau jaringan yang digunakan harus dalam kondisi lancar sehingga selama pelaksanaan PPDB tidak mengalami kendala.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin mengatakan proses PPDB berjalan dengan baik walaupun ada kendala pada server yang tidak stabil.

“Sudah kita konfirmasi tadi sudah stabil, kemudian juga untuk mengkompensasi beberapa jam yang memang terjadi blank. Pihak sekolah juga sepakatuntuk memberikan waktu lebih lagi, supaya memberikan kesempatan bagi pendaftar,” kata Salehuddin.

Menurut Salehuddin, bahwa tahapan-tahapan prestasi dan afirmasi kemudian untuk proyeksi yang reguler kondisinya terbilang cukup aman.

“Kita berharap proses pelaksanaan PPDB 2023 ini lebih bagus dari yang sebelumnya dan proses sosialisasinya kepada masyarakat termasuk sekolah-sekolah SMP, MTs atau sekolah sederajat itu betul-betul maksimal sehingga orang tuanya juga bisa memahami, muridnya juga memahami sehingga beberapa kendala teknis termasuk salah upload dan segala macam bisa dikurangi,” harapnya.

Senada dengan itu, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan bahwa monitoring berjalan lancar namun pada dua hari sebelumnya ada kendala pada jaringan atau server.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami terhadap juknis PPDB ini.

“Namun pada tahap kedua atau reguler dan zonasi nanti, masyarakat bisa lebih memahami kemudian juga dari Dinas Pendidikan dan cabang bisa lebih menyampaikan informasi kepada masyarakat,” sebutnya.

Politisi partai Gerindra ini menegaskan, Komisi IV akan mengevaluasi secara keseluruhan terkait dengan pelaksanaan PPDB 2023 ini.

“Semoga ini bisa lebih lancar dan tidak ada kendala lagi kedepannya,” pungkasnya. (*/pojoksatu)