POJOKSATU.id - Tega, biadab, keji dan sadis. Itulah penggambaran sosok Khoiri, mertua bunuh menantu di Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur.

Usai menghabisi menantunya yang hamil 7 bulan, Khoiri sempat bersembunyi di rumah tetangganya dengan mengunci diri dalam kamar.

Tapi kemudian Khoiri, mertua bunuh menantu itu akhirnya bisa ditangkap polisi dan digiring ke Mapolsek Purwodadi.

Baca Juga: Dukung Palestina, 15 Artis Indonesia Ini Kompak Posting Gambar Semangka

Saat itu, Khoiri mengaku tindakan sadisnya itu karena dia lapar dan menantunya yang berinisial FAH (23) tak menyediakan makan untuknya.

Akan tetapi pengakuan Khoiri itu dibantah suami FAH, Sueb (31), yang tidak lain adalah anak pelaku.

Sueb menyatakan bahwa istrinya itu selalu nurut kepada dirinya dan Khoiri.

Baca Juga: Demi Muruah MK, MKMK Dituntut Ambil Keputusan Tidak Normatif

Setiap minta makan, FAH juga selalu membuatkan makan untuk Khoiri.

Karena itu Sueb memastikan bahwa Khoiri tidak pernah kelaparan.

Namun Sueb juga mengungkap bahwa sejak beberapa hari terakhir Khoiri selalu marah-marah.

Baca Juga: Putusan MK Soal Usia Capres dan Cawapres Semakin Melebar Hingga Bisa Rusak Tatanan Negara

Ternyata, pengakuan awal Khoiri itu berubah saat ia memberikan keterangan kepada penyidik Satreskrim Polres Pasuruan.

Terungkap bahwa pria berbadan tambun itu ingin memperkosa menantunya yang tengah mengandung cucunya itu.

Akan tetapi korban yang sempat diciumi itu berontak dan melawan sampai menjerit.

"Tersangka berusaha memperkosa menantunya. Namun, korban berusaha menolak," ungkap Wakapolres Pasuruan, Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz, Kamis 2 November 2023.

Nah, penolakan dan jeritan FAH itu pula yang kemudian membuat Khoiri naik pitam dan emosi.

Baca Juga: Gugur di 16 Besar Carabao Cup, Manchester United Catat Rekor Terburuk dalam 61 Tahun Terakhir

Di sisi lain, nafsu birahi Khoiri yang sudah lama menduda itu sudah tidak dapat ditahan lagi.

"Hal itu membuat murka, hingga akhirnya berujung pada pembunuhan," lanjut Hari Aziz.

Entah apa yang ada dalam kepala Khoiri, ia lalu pergi ke dapur dan mengambil pisau dapur.

Baca Juga: Kabar Buruk, Kondisi Istri Hamka Bos Travel Koja Makin Menurun, Ini Penjelasan Polisi

Dia kemudian kembali lagi ke kamar menantunya dan langsung menggorok leher FAH.

"Tersangka menggorok leher korban yang saat itu sedang istirahat atau tiduran. Sehingga, korban tak sempat melawan," bebernya.

 

Sadar

Sementara, Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Ahmad Doni membantah asumsi bahwa Khoiri mengalami gangguan kejiwaan.

Baca Juga: Viral Bocah 10 Tahun Menikah di Madura, Cek Fakta dan Simak Penjelasannya, Jangan Komen Berlebihan

Sebaliknya, Doni memastikan bahwa semua perbuatan keji Khoiri mertua bunuh menantu hamil 7 bulan itu dilakukan dalam keadaan sadar.

Doni juga menyebut bahwa saat kejadian, tersangka sama sekali tidak terpengaruh minuman keras.

"Berdasarkan pemeriksaan, semua dilakukan tersangka dalam keadaan sadar," ungap Doni, Kamis 2 November 2023.

Kendati demikian, penyidik sudah berencana untuk memastikan kejiwaan pelaku.

"Tapi kami berencana untuk mengecek kejiwaannya," ujar Doni.

Baca Juga: 2 XD Indonesia Tembus Perempat Final Hylo Open 2023

Meski begitu Doni juga menyatakan bahwa sampai sejauh ini, penyidik sama sekali tidak menemukan adanya tanda-tanda pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

"Sementara ini, tidak ada kondisi yang mengarah pada gangguan kejiwaan dialami tersangka," papar dia.

 

Jawaban Khoiri

Khoiri sendiri dihadirkan dalam rilis di Mapolres Pasuruan pada Kamis 2 November 2023 membuat pengakuan di depan awak media.

Baca Juga: Kesaksian Korban Semobil Imam Masykur Ungkap Sadisnya Praka Riswandi Manik Cs yang Selama Ini tak Terungkap

Saat ditanya apa alasan membunuh menantunya, jawaban Khoiri kembali berubah.

"Saya terpengaruh minuman. Minuman yang memabukkan," katanya.

Khoiri juga berujar bahwa pengaruh miras itu masih dirasakan sampai hari ini.

Baca Juga: Janji Para Cawapres Soal Dana Abadi Pesantren, Kemenag Skakmat, Katanya Gini

"Sampai sekarang masih terasa pengaruhnya," jawabnya.

Dia lantas ditanya kenapa sampai tega ingin menyetubuhi menantunya sendiri yang tengah mengandung 7 bulan.

"Saya terdorong nafsu," katanya.

Khoiri juga ditanya kenapa tidak 'membeli' PSK untuk menyalurkan nafsu birahinya itu.

Baca Juga: Resmi, Panji Gumilang Tersangka TPPU, Kini Kasusnya Dobel

"Mahal," tuturnya lirih.***