POJOKSATU.ID- Polisi mempercepat olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko bangunan runtuh sekaligus mengungkap penyebab ledakan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) malam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Imron Ermawan, mengatakan olah TKP kedua dipercepat setelah petugas mendapati kondisi bangunan semakin miring. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga hadir untuk mengevakuasi sejumlah lokasi di sekitar area terdampak.

Imron menjelaskan bahwa keselamatan di sekitar lokasi menjadi pertimbangan utama dalam mempercepat pemeriksaan. Polisi menargetkan proses olah TKP dapat diselesaikan pada hari pemeriksaan tersebut sebelum menyampaikan perkembangan lebih lanjut.

"Yang jelas, bangunannya sudah semakin miring. Karena itu, kami bersama tim gabungan mempercepat olah TKP untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. BPBD juga hadir untuk mengevakuasi beberapa tempat di sekitar lokasi.

Intinya, mohon waktu, kami percepat prosesnya hari ini. Setelah tuntas, kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut," ujar Imron.

Dalam penyelidikan awal, Imron menyebut polisi telah mengumpulkan rekaman dari 18 kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Sementara itu, pemeriksaan awal oleh unit penjinak bom belum menemukan benda berupa bom di tempat kejadian.

Kapolres Tangsel Melayat ke Rumah Duka Korban Ledakan Ciputat

"Berdasarkan hasil sementara dari rekan-rekan unit Jibom yang melakukan sterilisasi, tidak ditemukan benda berupa bom. Tentunya, hal ini masih akan kami dalami dan tindak lanjuti," ujar Imron.

Temuan lain berasal dari tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri. Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, menyampaikan bahwa petugas menemukan tabung gas etilen berkapasitas 52 Kg beserta selang yang digunakan untuk menyalurkan gas ke ruang pematangan pisang atau ripening.

Menurut Jakaria, pemeriksaan lanjutan membantu mempersempit lokasi yang diduga menjadi pusat ledakan. Temuan tersebut mengarahkan penyelidikan ke salah satu ruangan yang digunakan untuk proses pematangan buah pisang.

"Temuan hari ini semakin memperjelas bahwa pusat ledakan berada di dalam satu ruangan ripening yang digunakan untuk mematangkan buah pisang," ujar Jakaria dikutip detik.com.

Meski lokasi pusat ledakan mulai teridentifikasi, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Tim Puslabfor masih mencari sejumlah komponen yang diperlukan untuk menelusuri sumber ledakan, termasuk regulator gas.

"Ada beberapa hal yang masih kami cari di lokasi, seperti regulator gas dan komponen lainnya. Kami masih terus mengupayakan pencarian sepanjang hari ini," ujar Jakaria.

Polisi Temukan Tabung Etilen 52 Kg di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis

Ledakan di Pasar Cimanggis terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan 13 orang menjadi korban, dengan dua orang di antaranya meninggal dunia.***